TULUNGAGUNG – Kerumunan orangtua siswa yang antre membeli baju seragam sekolah di toko pakaian mendapat perhatian khusus Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.
Dia mengingatkan agar para orang tua dan siswa jangan sampai membuat kerumunan saat membeli seragam sekolah tersebut.
Bupati Maryoto Birowo mengingatan saat ini yang terpenting tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. Termasuk menghindari kerumunan.
“Masyarakat harus ingat. Hindari kerumunan. Anaknya masuk sekolah tidak pakai seragam dulu tidak apa-apa,” pesan Maryoto, saat memantau kesiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, di SMPN 1 Tulungagung, Rabu (8/9/2021).

Kader PDI Perjuangan ini menyatakan jika memang siswa belum siap dengan baju seragam sekolah saat PTM dimulai, tidak usah dipaksakan.
“Guru-gurunya tidak usah memaksakan. Yang penting masuk dulu,” tegasnya.
Dia menjelaskan, semua sekolah di Tulungagung mulai PAUD sampai SMP sudah siap melakukan PTM terbatas secara serentak pada Kamis (9/9/2021).
Apalagi setiap sekolah sudah dilakukan assessment sebelum diperbolehkan melakukan PTM.

“Setelah kami lihat persiapannya sudah baik. Setiap ruang kelas ada penyekatnya yang tidak membuat siswa kontak langsung dengan siswa lainnya dan guru,” beber Maryoto.
Selain itu, lanjut dia, guru-guru sudah divaksin. Termasuk sebagian siswa, utamanya siswa kelas 6 SD sampai jenjang SMA. “Jadi semua ready (siap) untuk PTM mulai besok,” sebutnya.
Maryoto menambahkan, pelaksanaan PTM merupakan instruksi pemerintah pusat setelah Kabupaten Tulungagung masuk dalam PPKM level 3.
“Orang tua siswa juga sudah merindukan putra-putrinya untuk sekolah. Dan bagi yang masih ragu-ragu untuk PTM, putra-putrinya tetap bisa dilakukan pembelajaran daring,” pungkas Maryoto. (atu/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










