Rabu
26 Agustus 2026 | 11 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Menteri Sofyan, Bupati Ipuk Ceritakan Program Inovatif dan Percepatan Sertifikasi Aset Pemda

PDIP-Jatim-Ipuk-13122021

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bertemu langsung Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil untuk melaporkan sejumlah program inovatif di Banyuwangi.

“Ada banyak hal yang kami laporkan dan diskusikan dengan Pak Menteri kemarin. Termasuk berbagai program daerah, khususnya masalah pertanahan, dan berbagai program inovatif lainnya yang sedang dikembangkan Banyuwangi,” ungkap Ipuk, Minggu (12/12/2021)

Adapun tentang pertanahan, Ipuk melaporkan program percepatan sertifikasi aset tanah dan bangunan milik Pemkab Banyuwangi. Ada 3.922 bidang tanah yang sedang disertifikasi oleh Pemkab Banyuwangi. Semuanya ditargetkan tuntas pada tahun mendatang.

“Kami juga memohon dukungan pak menteri untuk bisa mencapai target tersebut. Hal ini sebagai upaya untuk melindungi aset daerah. Sebagaimana arahan KPK, aset-aset daerah diberi tenggat selama tiga tahun untuk bisa disertifikat semua. Tapi, kami berkomitmen untuk bisa menyelesaikan ini pada 2022, sebelum tenggat waktu dari KPK. Kami optimistis apalagi ada dukungan dari Pak Menteri Sofyan,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Adanya sertifikasi aset-aset daerah ini, imbuh Ipuk, diharapkan bisa menambah instrumen bagi daerah untuk memperoleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Sehingga bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Djalil mengapresiasi program-program yang menjadi prioritas Pemkab Banyuwangi. Ia sendiri mengaku banyak mendengar tentang beragam prestasi dan inovasi daerah ujung timur Jawa tersebut.

“Saya sudah lama ingin ke Banyuwangi. Saya kira Banyuwangi memiliki banyak best practice yang bisa diadaptasi dan digali inspirasinya untuk diterapkan lebih luas lagi,” ungkap tokoh asal Aceh itu.

Ia berjanji akan segera menjadwalkan kunjungannya ke Banyuwangi. Bahkan, ia berencana untuk mengajak sang istri, Ratna Megawangi. Selama ini, sang istri yang bergerak dalam dunia pendidikan sedang getol mengembangkan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) melalui Indonesia Heritage Foundation (IHF).

“Menarik juga kalau ibu (Ratna Megawangi) diajak juga. Melihat inovasi pendidikan di Banyuwangi yang juga mengedepankan pembangunan karakter,” ungkap sosok yang juga turut mendirikan IHF itu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk memang menceritakan sejumlah program pendidikan di Banyuwangi. Melalui program Banyuwangi Cerdas Berkarakter, kini sedang dikembangkan pola pendidikan yang inklusif, bisa dijangkau oleh semua, dan menitikberatkan pada penguatan karakter. Seperti program Siswa Asuh Sebaya, aksi solidaritas di antara siswa untuk saling menyisihkan uang jajannya setiap pekan lalu dikumpulkan dan diberikan kepada siswa yang tidak mampu.

“Program ini terus kita kembangkan. Bahkan, sekarang meningkat menjadi Sekolah Asuh Sekolah. Jadi, sekolah yang mapan dan maju, membantu sekolah lain yang belum mapan,” pungkas Ipuk. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Bojonegoro Lantik 3.312 Pengurus Ranting dan Anak Ranting

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menyelesaikkan rangkaian konsolidasi organisasi dengan ...
HEADLINE

Said Abdullah Dorong NU Fokus pada Agenda Keumatan

JAKARTA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah berharap Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tidak ...
LEGISLATIF

Reses, Donny Bayu Sampaikan Gerakan Ayam Petelur Mandiri Tak Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat

BOJONEGORO – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Donny Bayu Setiawan, S.H., M.AP., menggelar ...
KRONIK

Sonny Minta Data Desil Warga Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso Divalidasi Ulang

BANYUWANGI – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan di Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, meminta ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Anggaran Banner Rp4,46 Miliar

JEMBER – DPRD Jember menyoroti anggaran pencetakan atribut sosialisasi pemerintah. Setelah biaya stiker bantuan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Anggaran Mitigasi Bencana, Dorong Malang Bertransformasi Jadi Kota Tangguh

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang meminta Perubahan APBD (P-APBD) 2026 menjadi momentum memperkuat ...