Kamis
19 Februari 2026 | 11 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Menteri Sofyan, Bupati Ipuk Ceritakan Program Inovatif dan Percepatan Sertifikasi Aset Pemda

PDIP-Jatim-Ipuk-13122021

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bertemu langsung Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil untuk melaporkan sejumlah program inovatif di Banyuwangi.

“Ada banyak hal yang kami laporkan dan diskusikan dengan Pak Menteri kemarin. Termasuk berbagai program daerah, khususnya masalah pertanahan, dan berbagai program inovatif lainnya yang sedang dikembangkan Banyuwangi,” ungkap Ipuk, Minggu (12/12/2021)

Adapun tentang pertanahan, Ipuk melaporkan program percepatan sertifikasi aset tanah dan bangunan milik Pemkab Banyuwangi. Ada 3.922 bidang tanah yang sedang disertifikasi oleh Pemkab Banyuwangi. Semuanya ditargetkan tuntas pada tahun mendatang.

“Kami juga memohon dukungan pak menteri untuk bisa mencapai target tersebut. Hal ini sebagai upaya untuk melindungi aset daerah. Sebagaimana arahan KPK, aset-aset daerah diberi tenggat selama tiga tahun untuk bisa disertifikat semua. Tapi, kami berkomitmen untuk bisa menyelesaikan ini pada 2022, sebelum tenggat waktu dari KPK. Kami optimistis apalagi ada dukungan dari Pak Menteri Sofyan,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Adanya sertifikasi aset-aset daerah ini, imbuh Ipuk, diharapkan bisa menambah instrumen bagi daerah untuk memperoleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Sehingga bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Djalil mengapresiasi program-program yang menjadi prioritas Pemkab Banyuwangi. Ia sendiri mengaku banyak mendengar tentang beragam prestasi dan inovasi daerah ujung timur Jawa tersebut.

“Saya sudah lama ingin ke Banyuwangi. Saya kira Banyuwangi memiliki banyak best practice yang bisa diadaptasi dan digali inspirasinya untuk diterapkan lebih luas lagi,” ungkap tokoh asal Aceh itu.

Ia berjanji akan segera menjadwalkan kunjungannya ke Banyuwangi. Bahkan, ia berencana untuk mengajak sang istri, Ratna Megawangi. Selama ini, sang istri yang bergerak dalam dunia pendidikan sedang getol mengembangkan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) melalui Indonesia Heritage Foundation (IHF).

“Menarik juga kalau ibu (Ratna Megawangi) diajak juga. Melihat inovasi pendidikan di Banyuwangi yang juga mengedepankan pembangunan karakter,” ungkap sosok yang juga turut mendirikan IHF itu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk memang menceritakan sejumlah program pendidikan di Banyuwangi. Melalui program Banyuwangi Cerdas Berkarakter, kini sedang dikembangkan pola pendidikan yang inklusif, bisa dijangkau oleh semua, dan menitikberatkan pada penguatan karakter. Seperti program Siswa Asuh Sebaya, aksi solidaritas di antara siswa untuk saling menyisihkan uang jajannya setiap pekan lalu dikumpulkan dan diberikan kepada siswa yang tidak mampu.

“Program ini terus kita kembangkan. Bahkan, sekarang meningkat menjadi Sekolah Asuh Sekolah. Jadi, sekolah yang mapan dan maju, membantu sekolah lain yang belum mapan,” pungkas Ipuk. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Ajak Tumbuhkan Kepedulian dan Persaudaraan di Bulan Suci Ramadan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat menyambut Ramadan 1447 H. Ia pun mengajak seluruh umat ...
KRONIK

Said Abdullah Salurkan Zakat Mal ke Ribuan Jemaah Tarawih di Sumenep

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH Said Abdullah, menunaikan zakat mal ...
KRONIK

Bupati Ipuk Deklarasi Banyuwangi ASRI, Program Kebersihan Berkelanjutan dan Terintegrasi

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengakselerasi Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan ...
KRONIK

Warga Ngrayun Ponorogo Lapor ke Sasa, Jembatan yang Ambrol didatangi Wakil Bupati

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meninjau langsung jembatan kerek darurat di Dusun Purworejo, Desa ...
KRONIK

Dari Pena ke Pengabdian, Perjalanan Martha Membangun Desa dan Literasi

BONDOWOSO – Di sebuah sudut Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami, cerita tentang perubahan tidak selalu dimulai ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Dana Rp5 Juta per RW Bukan untuk Seremoni, Tapi Latih Kemandirian Gen Z

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan program alokasi dana Rp5 juta per bulan untuk setiap Rukun ...