Selasa
06 Oktober 2026 | 8 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Ketua DPRD Surabaya, Mahasiswa Cipayung Plus Sampaikan Komitmen Kawal Pemilu 2024 Damai

pdip-jatim-231018-cipayung-plus

SURABAYA – Gerakan Mahasiswa Cipayung Plus menyatakan komitmen kawal pemilu damai saat bertemu dengan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono di ruang kerjanya, Selasa (17/10/2023).

Perwakilan Gerakan Mahasiswa Cipayung Plus Kota Surabaya yang hadir, yakni Azam Purwoaji (HMI), Prima (GMNI), Popin (PMKRI), Husein (PMII), Blaise (GMKI), Rama (IMM), dan Vicca Desti (KMHDI).

Ketua HMI Kota Surabaya Azam Purwoaji mengingatkan semua pihak tentang pentingnya menjaga Pemilu 2024 terselenggara dengan damai dan demokratis.

“Kami mendukung upaya-upaya mengedepankan hati nurani dan akal sehat. Dengan pemilu sehat, kami yakini bakal melahirkan pemimpin-pemimpin hebat di masa depan,” kata Azam.

Pihaknya menyampaikan aspirasi, gagasan, isu kepemudaan, dan kemahasiswaan menjelang momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2023 dan pesta demokrasi Pemilu 2024.

“Kawan-kawan Cipayung Plus sepakat untuk menjaga tradisi dialog antarkelompok, mengedepankan program-program, berangkat hati nurani, dan nalar yang sehat,” ujar Ketua DPC GMNI Kota Surabaya Prima Dwi Dzaldi.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan tradisi dialog harus terus dirawat.

Ini, kata dia, untuk membangun gerakan kaum muda di Kota Pahlawan yang lebih baik, bersinergi satu sama lain, menjaga kemurnian gerakan mahasiswa serta kaum muda lainnya.

“Kekuatan gotong royong ini sebagai modal dasar untuk terus mendorong terwujudnya tatanan masyarakat adil dan makmur yang menyejahterakan masyarakat,” sebutnya.

Cak Awi, sapaan akrab pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu, mengatakan berbagai perubahan dan kemajuan di masyarakat bisa diwujudkan dengan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Bersama seluruh elemen masyarakat, terutama kekuatan kaum muda sebagai ujung tombak.

“Gerakan pemuda, mahasiswa, pelajar dan aktivis harus dijaga kemurniannya dan tidak boleh lupa dengan rakyat sebagai sumber sekaligus akar legitimasi kepemimpinan,” katanya.

“Saya berharap gerakan mahasiswa Cipayung Plus dapat terus berproses dan berjuang secara telaten dan istikomah dari bawah, ditempa pengalaman, sampai kelak matang dan andal menjadi pemimpin-pemimpin di masa depan,” tambah dia.

Gerakan mahasiswa Cipayung Plus menyambut baik narasi-narasi untuk pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Penurunan Stunting Dihitung dari Angka Riil, Bukan Persentase

KEDIRI – Bupati Hanindhito Himawan Pramana meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri tidak sekadar melihat ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Siapkan Raperda Jaminan Pesangon dan Jaminan Sosial untuk Perkuat Perlindungan Buruh

SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Timur menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Jaminan Pesangon dan Jaminan ...
KRONIK

Merah, Alun-Alun, dan Prediksi Widarto

JEMBER – Warna merah menjadi salah satu keyakinan Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, ketika menyaksikan laga ...
KRONIK

Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Desa Terdampak Kekeringan, Warga: Sangat Berarti

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memantau langsung bantuan air bersih kepada masyarakat yang ...
KRONIK

Fatmawati Trophy 2026: Merawat Kesederhanaan Fatmawati Lewat Karya Budaya Jawa Timur

SURABAYA — Sebuah kebaya tidak selalu sekadar bicara tentang kain, motif, atau potongan busana. Di baliknya bisa ...
KRONIK

Di Brau, Secangkir Susu dan Seekor Anak Sapi Menjadi Cerita tentang Ekonomi Kerakyatan

BATU – Biasanya doorprize festival berupa sepeda, peralatan elektronik, atau voucher belanja. Namun Festival Nyusu ...