Jumat
02 Oktober 2026 | 2 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berpotensi Jadi Penyumbang Bocornya PAD, DPRD Jember Awasi Izin Papan Reklame

pdip-jatim-250105-candra-jember

JEMBER – Papan reklame di Kabupaten Jember berpotensi mengakibatkan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD). Hal ini terjadi karena masa perpanjangan izin papan reklame habis.

Ketua Komisi B DPRD, Candra Ary Fianto Rabu (16/7/2024) mengatakan persoalan matinya izin papan reklame tidak hanya di Kabupaten Jember. Kondisi tersebut banyak terjadi di kabupaten lain.

Tapi karena pihaknya tidak ingin papan reklame sebagai salah satu sumber PAD mengakibatkan kebocoran pendapatan, Candra mengimbau agar dinas terkait segera menertibkan perusahaan-perusahan pemilik papan reklame itu.

“Yang pertama terkait dengan izin pendirian papan reklame, banyak papan-papan reklame tempat-tempat usaha hari ini yang tidak mempunyai izin,” ujar Candra, usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember.

Memang sampai detik ini, sambung Candra, data hitungan kebocoran PAD dari papan reklame belum bisa didapatkan dari dinas terkait. Pasalnya DPMPTSP hanya melayani perizinannya saja, sementara untuk penghasilan pajak tercatat di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).

Untuk itu sembari menunggu data valid dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP, dinas terkait seperti Dispenda dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lebih proaktif berkoordinasi guna tercapainya target PAD.

“Saya sudah minta Dinas Penanaman Modal memastikan jumlah papan reklame yang tak berizin atau izinnya sudah habis. Agar ketika dikroschek dengan Dispenda datanya sesuai,” ungkapnya.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, PAD yang dihasilkan melalui retribusi masih belum optimal dan dalam draft APBD Perubahan 2025 taksiran PAD masih sekitar 34 persen. Meski demikian, pihaknya akan melakukan pengawasan terkait izin papan reklame ini dan melakukan koordinasi kepada OPD terkait.

“Kami lakukan pengawasan terus, termasuk kita juga akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah,” tutupnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Wahono Serap Keluhan Kades Blitar, Soroti Dampak Pemotongan Dana Desa 70 Persen

BLITAR – Persoalan fiskal menjadi salah satu keluhan utama yang disampaikan para kepala desa kepada Anggota Komisi ...
LEGISLATIF

Perda Pilkades Trenggalek Disahkan, Doding Rahmadi Ajak Warga Kawal Pelaksanaannya

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek mengesahkan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Soroti Ruang Fiskal Jember, Minta Anggaran Tak Berhenti di atas Kertas

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghitung ulang ruang ...
LEGISLATIF

DPR RI Kaji Kepastian Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memunculkan persoalan baru di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), ...
KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...
KRONIK

Karhutla Gunung Botak Belum Padam Sepenuhnya, Wabup Ngawi Prioritaskan Permukiman Warga

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum ...