Jumat
21 Agustus 2026 | 11 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berpotensi Dikembangkan, Gus Ipul-Puti Siapkan Program bagi UKM Fashion

pdip-jatim-puti-fashion2

MALANG – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengatakan, produk fashion dari Jawa Timur kualitasnya tidak kalah dengan produk serupa dari daerah yang memang dikenal sebagai pusatnya fashion, seperti Bandung.

Menurut Puti, fashion di Jawa Timur, termasuk skala usaha kecil menengah (UKM) punya potensi besar dikembangkan, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, maupun luar negeri. Baik hasil produknya, maupun para pelaku usaha bidang fashion.

“Saya berharap, dari Jatim akan semakin banyak terlahir pelaku fashion berkelas nasional dan internasional,” kata Puti di sela kunjungan ke rumah fashion, Istana Bordir, di kawasan Pakis, Malang, Senin (19/2/2018).

Puti tiba di Istana Bordir sekitar pukul 09.00, dan langsung masuk ruangan depan yang dipenuhi bermacam produk fashion bermotif bordir.

Dia juga menyempatkan diri melihat langsung ke pembordir, dan juga kerajinan batik di belakang bangunan utama Istana Bordir.

Puti terlihat antusias mendalami kerajinan bordir dan batik, yang dipandu pekerja dan manajer perusahaan. Puti Soekarno memang punya hobi mengenakan busana karya desainer-desainer muda kreatif.

Puti bercerita pernah membeli busana karya desainer muda Surabaya yang ia ketahui dari Instagram. Busana itu dipadu kreasi bordir dari perajin Malang dan Pasuruan, dan karya itu sangat dipuji pelaku fashion nasional.

Menurut Puti, sampir semua pekerja fashion yang dia kunjungi hari ini, baik para pembordir maupun pembatik, adalah kaum perempuan.

Karena itu, dia terinspirasi untuk memperkuat ekonomi keluarga, yang tiang punggungnya adalah para perempuan perajin.

“Kita scale up industri fashion skala kecil ke menengah, jadi besar. Bangun sentra penunjang. Ada bordir, batik, dan sebagainya. Kita koneksikan dengan kampus dan pusat desain. Pasti produknya semakin kompetitif,” jelas dosen tamu Kokushikan University, Jepang, tersebut.

Tak hanya itu, Puti juga menyiapkan program yang lebih komprehensif untuk membangun industri fashion skala kecil di Jatim. Mulai fasilitasi modal, alat, penguatan kapasitas, hingga pemasaran.

Dari sisi modal, ke depan Puti yang menjadi pendamping Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilkada Jatim 2018 ini pun menyiapkan pinjaman murah dengan menggandeng sejumlah perbankan.

“Untuk penguatan kapasitas, SDM-nya kita bangun. Kita bantu riset desainnya, bahkan ada beasiswa ekonomi kreatif. Kita kirim anak-anak muda Jatim, termasuk anak-anak di sentra bordir seperti di Malang ini untuk belajar fashion lebih mendalam,” papar Puti.

Semua upaya itu, kata Puti, tujuan akhirnya adalah penyejahteraan keluarga. “Itu kami tetapkan dalam agenda prioritas dan janji kerja kami,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Kembangkan Sumber Air Pamorah Lewat Teknologi Ramah Lingkungan

BANGKALAN – Potensi sumber daya air di Desa Pamorah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, mulai dikaji untuk ...
KRONIK

Bupati Fauzi Temui Kemenhub RI, Bahas Akses Jalur Laut dan Pelabuhan Kepulauan

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mendorong penguatan konektivitas transportasi laut untuk ...
KRONIK

Wabup Antok Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Sengon Hill Ngawi

NGAWI – Kawasan Sengon Hill, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Kamis (20/8/2026) pagi, menjadi titik ...
EKSEKUTIF

2 Kasus Kekerasan Seksual Anak, Eri Perintahkan Semua Panti Asuhan di Surabaya Diverifikasi

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi memerintahkan seluruh panti asuhan di Kota Surabaya diverifikasi dan didata ulang ...
KRONIK

Fery Minta Generasi Tua Kenalkan Tradisi kepada Gen Z agar Tak Putus di Tengah Jalan

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono meminta orang tua aktif mengenalkan tradisi kepada anak-anak dan Gen Z ...
KRONIK

Bupati Ipuk Puji Hilirisasi Kerajinan Bambu Desa Gintangan yang Mampu Perkuat Ekonomi dari Bawah

BANYUWANGI – Desa Gintangan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, dikenal sebagai desa pengrajin anyaman bambu. Untuk ...