Jumat
05 Juni 2026 | 6 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berkoperasi, Petani Jeruk Nipis Gresik Ekspor ke Malaysia dan Singapura

pdip-jatim-eksekutif-030221-gresik-a

GRESIK – Produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Kabupaten Gresik kembali merambah pasar luar negeri. Terbaru, jeruk nipis hasil perkebunan Desa Kebonagung, Kecamatan Ujungpangkah.

Jeruk nipis tersebut diekspor ke Malaysia dan Singapura. Pelepasan ekspor perdana ini dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Diskoperindag, Dinas Pertanian dan Bea Cukai Gresik, Rabu (2/2/2022) kemarin.

Gus Yani mengatakan, produk UMKM Gresik harus mampu bersaing di pasar Internasional. Tujuannya, untuk meningkatkan ekonomi UMKM di Kota Pudak-sebutan lain Gresik.

“Pemerintah terus memacu percepatan pemulihan ekonomi daerah, sekaligus merealisasikan Program Nawa Karsa Gresik Baru,” ujar Gus Yani

Dijelaskan, Desa Kebonagung terdapat potensi jeruk nipis sangat luar biasa, lahan kebun jeruk nipis seluas 450 hektar menghasilkan rata-rata per hektar 2 sampai 3 ton tiap panen.

Oleh sebab itu, perlu strategi pengembangan. Jangkauan pasar tidak hanya di lokal, tetapi hingga ke luar negeri. Maka, pendampingan secara berkelanjutan sampai promosi dan mendapatkan buyer di Singapura dan Malaysia.

“Dengan demikian, para pelaku usaha perlu kesiapan, ketangguhan dan semangat. Dinas terkait harus memberikan kemudahan yang diperlukan UMKM. Baik kualitas dan kuantitas serta akses pasar,” imbuhnya.

Kepala daerah diusung PDI Perjuangan ini menyatakan, pengembangan jeruk nipis juga dapat dilakukan dengan mengolah jeruk nipis menjadi produk olahan yang bernilai ekonomis. Misalnya diolah menjadi minuman baik berbentuk cair, ekstrak, serbuk instan, atau diolah menjadi produk sabuk, kosmetik dan lainnya.

“Pengolahan dapat dilakukan lewat koperasi yang sudah dibentuk, ini dapat mengurangi pengangguran dan solusi melimpahnya hasil pertanian. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Gus Yani berharap, Koperasi Super Lime yang sudah dibentuk desa dapat membaca peluang dan fokus melihat perkembangan pasar. Serta para petani fokus meningkatkan kualitas pertanian.

“Mudah mudahan Koperasi Super Lime ini menjadikan Kebonagung menjadi Desa Devisa atas Produk Perkebunan,” harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Kebonagung Lubis Farisman, menyampaikan di awal pandemi pada tahun 2020 kondisi pertanian di Kebonagung sangat memprihatinkan. Harga jeruk nipis terendah mencapai Rp 700 rupiah per kilogram.

Alhamdulillah, berkat dukungan Pemkab Gresik dan dinas terkait sudah berhasil membentuk Koperasi Super Lime yang bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat. Dan hari ini launching perdana UMKM jeruk nipis,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kasi Kepabeanan dan Cukai V KPP Bea Cukai Gresik Eko Rudi Hartono, mengatakan, adanya koperasi yang sudah dibentuk oleh Pemdes Kebonagung diharapkan berani melakukan ekspor sendiri.

“Bea Cukai, Diskoperindag dengan Asosiasi Gading Emas akan selalu siap berkolaborasi untuk meningkatkan Ekspor Jeruk Nipis hasil perkebunan Desa Kebonagung,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...
LEGISLATIF

Plt Ketua DPRD Magetan Hadiri Musyawarah Agama 10 Kabupaten: Momentum Perkuat Ekonomi dan Syiar Islam

MAGETAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Suyatno SSos, menghadiri acara Pengajian Akbar ...
LEGISLATIF

Kunjungi Pasar Munjungan, Ririk Wahyumawati Pastikan Harga Sembako Masih Stabil

Anggota DPRD Trenggalek Ririk Wahyumawati meninjau langsung harga kebutuhan pokok di Pasar Munjungan. Hasil ...