Kamis
22 Oktober 2026 | 2 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berebut Nahdliyin di Pilgub Jatim, Gus Hans: NU dan PDI Perjuangan Memiliki Kesamaan

PDIP-Jatim-Gus-Hans-08092024
K.H. Zahrul Azhar Asumta atau yang lebih dikenal Gus Hans, Cawagub Jawa Timur, saat mengikuti Rakor Tim Pemenangan Pilgub Jatim di Aula Megawati Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Sabtu (7/9/2024).

SURABAYA – Ceruk suara nahdliyin tampaknya masih diperhitungkan dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024. Terbukti, ketiga paslon sepakat menggandeng sosok berpengaruh NU untuk memenangkan pesta demokrasi itu.

Salah satunya pasangan calon (paslon) Risma-Gus Hans. Salah satu kader terbaik PDI Perjuangan itu dipasangkan dengan K.H. Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) yang merupakan tokoh muda NU.

Meski berhadapan dengan lawan NU lainnya, Gus Hans tetap optimis. Menurutnya, secara garis besar NU dan PDI Perjuangan memiliki kesamaan. Bukan hanya dari politik melainkan budaya.

“Saya kira bukan hal yang susah untuk menyatukan antara merah dan hijau karena karakter dan ritualnya sama,” ujar Gus Hans saat dikonfirmasi tim Unit Media, Minggu (8/9/2024).

Ia mencontohkan dalam hal budaya. Gus Hans menyebut nahdliyin terkenal peduli dengan tradisi Nusantara seperti tahlillan, dan tasyakuran, sama seperti PDI Perjuangan yang sejak dulu fokus pada pelestarian budaya dan ruwatan desa.

“Jadi, ketika ditugasi menyatukan merah dan hijau ini mudah-mudahan bukan hal yang susah karena tidak ada kendala psikologis maupun sosiologis antara mereka,” tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya sudah mulai masif komunikasi dengan berbagai pihak, menguatkan suara di berbagai daerah. Mulai dari komunitas budaya hingga kelompok-kelompok islami.

“Jadi, saya tetap komunikasi dengan komunitas kesenian, dengan pelaku keagamaan yang ada di masyarakat, penggerak ritual, tahlillan,” sebutnya.

Dirinya dan Risma pun rajin turun ke pondok pesantren untuk melakukan tanya jawab dan responnya luar biasa bagus.

Sosok Risma terbukti mampu merangkul semua kalangan termasuk kalangan islami pondok pesantren.

“Menurut saya respon pengurus pondok pesantren saat bertemu Bu Risma di luar dugaan ya. Tidak ada penolakan, terutama pada sosok Bu Risma yang selama ini kan dikenal dengan karakter yang jujur dan tulus dalam melaksanakan tugas-tugasnya,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...