oleh

Berbagi Kebahagiaan Ala Banteng Perempuan Tulungagung

TULUNGAGUNG – Wajah sumringah terpancar dari anak-anak di Panti Asuhan Ahmad Yani Al Muslimun Kota Tulungagung. Mereka pun mengucapkan terima-kasih ketika pengurus DPC PDI Perjuangan Tulungagung memberikan santunan berupa uang di saat jelang buka puasa, Rabu (21/4/2021).

Memberi kebahagiaan di bulan Ramadhan yang bertepatan dengan Hari Kartini merupakan salah satu program dari pengurus perempuan di DPC PDI Perjuangan Tulungagung.

Kegiatan ini pun dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Susilowati, yang tercatat sebagai perempuan pertama yang memimpin Banteng di Kota Marmer.

“Semoga pemberian santunan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan. Mereka generasi penerus bangsa yang menjadi harapan kita semua di masa depan,” ujar Susilowati.

Selain mengunjungi panti asuhan, pengurus perempuan DPC PDI Perjuangan Tulungagung yang kompak mengenakan baju berwarna merah ini juga berbagi makanan dan minuman takjil untuk berbuka puasa di depan Kantor DPC PDI Perjuangan Tulungagung.

Puluhan pengendara motor, tukang becak dan warga yang melintas di Jl Bung Tomo Kota Tulungagung tersebut diberi takjil secara cuma-cuma.

Bahkan seorang penyandang disabilitas yang juga melintas di depan Kantor DPC PDI Perjuangan Tulungagung tak luput dari aksi bagi-bagi takjil itu. Ia pun menerima santunan uang seperti yang diterima para anak panti asuhan.

“Kami berharap di bulan Ramadhan semua bahagia. Meski jumlah yang kami berikan terbatas, namun ini bentuk kepedulian kami pada masyarakat bahwa kami selalu hadir. Apalagi di saat memperingati Hari Kartini,” papar Susilowati.

Bakti sosial (baksos) di bulan Ramadhan dan Hari Kartini, lanjut perempuan yang juga tercatat sebagai Ketua Komisi B DPRD Tulungagung ini, merupakan kegiatan rutin yang selalu diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Tulungagung.

Tahun lalu, saat Hari Kartini semua pengurus perempuan DPC PDI Perjuangan turun jalan bagi-bagi  sembako, masker dan handsanitizer.

“Tahun lalu kami juga memberikan masker dan handsanitizer sekaligus memberi edukasi pada masyarakat dalam pencegahan serangan virus Covid-19 yang baru saja mewabah di Indonesia. Utamanya di Tulungagung,” pungkasnya. (atu/pr)