Jumat
05 Juni 2026 | 11 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini, Cara Wali Kota Maidi Bumikan Saling Menghargai Keberagaman

pdip-jatim-maidi-wawasan-kebangsaan

KOTA MADIUN – Pembinaan wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional terus dilaksanakan Pemerintah Kota Madiun. Hal tersebut dilakukan dengan harapan dapat membulatkan tekad bersama untuk menjaga persatuan.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, wawasan kebangsaan dimulai dari level terkecil di masyarakat. Selain itu juga perlu ditanamkan sejak usia dini, sehingga dapat membangun masa depan negara yang lebih baik.

Di hadapan Kapolsek Manguharjo, Danramil Manguharjo, KUA Manguharjo, para lurah, LPMK, KIM, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, wali kota dari PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara heterogen yang terdiri dari bermacam-macam suku, agama dan budaya.

Dengan memberikan wawasan kebangsaan, secara tidak langsung akan mempersiapkan seseorang mempunyai identitas baik secara lokal maupun global. Selain itu juga akan tertanam visi saling menghargai keberagaman.

“Negara akan kuat apabila daerah itu kuat. Apabila warna berbeda tetap kuat dan kokoh. Contohnya taman bunga. Kalau di taman bunganya cuma satu jenis dan satu warna, kan jelek. Tapi kalau bunganya beda-beda jenis dan warna, kan bagus,” jelas Maidi di Gedung Kecamatan Manguharjo, Jumat (28/5/2021).

Meski banyak perbedaan, kata Maidi, terkadang tidak semua orang mau memiliki hati untuk saling menghargai. Padahal dengan perbedaan, akan saling melengkapi kekurangan satu dengan yang lain.

“Contoh di Kota Madiun itu ada 14 perguruan yang masing-masing berbeda jurusnya. Ada yang nyamping, ada yang lurus, ada yang lompat. Kalau 14 perguruan ini bersatu bisa memberikan keamanan. Tapi kalau saling bertengkar, ruwet nanti,” ujarnya.

Maidi menjelaskan bahwa dengan menanamkan wawasan kebangsaan, akan mencegah dari radikalisme dan terorisme. Karena munculnya radikalisme karena kurangnya pengetahuan tentang wawasan kebangsaan, sehingga tidak ada sikap cinta tanah air.

“Teroris itu berbeda. Merusak ketahanan kita. Dari kondisi sekian juta orang, yang wawasannya beda ada beberapa kelompok. Lha yang berbeda itu akan merusak,” tegasnya.

Maidi berjanji bahwa pembinaan wawasan kebangsaan akan diberikan secara rutin. Dimulai dari kelompok terkecil di kelurahan. “Jangan hanya dibicarakan seperti ini. Tahun depan kita lanjutkan di Kelurahan. Kemudian implementasinya,” kata Maidi. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...