Sabtu
16 Mei 2026 | 2 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Target Tuntaskan Vaksinasi Anak Akhir Januari

PDIP-Jatim-Ipuk-F-10102021

BANYUWANGI – Selain memacu vaksinasi dosis ketiga (booster), Banyuwangi juga melakukan percepatan vaksinasi anak 6-11 tahun. Banyuwangi menargetkan vaksinasi anak dosis pertama tuntas akhir bulan ini.

“Vaksinasi anak kami target dosis satu tuntas 100 persen sesuai target sasarqn pada akhir Januari 2022. Saat ini, vaksinasi anak dosis satu sudah mencapai 71,37 persen,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat menggelar rapat evaluasi secara virtual tentang pelaksanaan vaksinasi yang diikuti seluruh camat dan puskesmas se-Banyuwangi di Balai Desa Pakistaji, Banyuwangi, Rabu (19/1/2022). 

Berdasarkan data dari dinas kesehatan, per tanggal 18 Januari 2022 tercatat ada 103.839 anak yang telah menerima vaksinasi dosis pertama, atau setara 71,37 persen. 

“Kami berterima kasih pada berbagai pihak yang gotong royong melakukan percepatan vaksinasi anak. Terima kasih Polri, TNI, dan lainnya yang setiap hari menggelar vaksinasi anak,” tambah politisi PDI Perjuangan itu. 

Seperti yang dilakukan Polresta Banyuwangi yang menggelar vaksinasi anak di kantor Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Rabu (19/1/2022). Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah.

“Untuk mencapai target vaksinasi anak kami harus melakukan percepatan-percepatan. Polri, TNI, Pemkab Banyuwangi, dan berbagai pihak lainnya bersama-sama setiap hari menggeber vaksin anak,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nasrun Pasaribu. 

Kapolresta mengatakan vaksinasi anak ini untuk melindungi anak-anak yang sudah mulai melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). “Ini juga upaya kita bersama untuk melindungi anak-anak kita. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak,” kata Nasrun. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menambahkan, terkait pembelajaran tatap muka (PTM), Banyuwangi tetap menerapkan proses pembelajaran 50 persen. Metodenya bisa menggunakan Shift 1 – Shift 2, atau menggunakan metode blended learning (campuran), yakni separuh daring dan separuh luring.

“Sampai sejauh ini proses pembelajaran berjalan lancar. Anak-anak sudah ditata tempat duduknya dengan konsisten satu setengah meter atau lebih. Penggunaan masker akan lebih terkontrol. Kita terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi anak yang kini sudah mendekati 100 persen,” kata Suratno. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Harga Telur Anjlok, Plt Ketua DPRD Magetan Desak Pemkab, Minta Dapur MBG Borong dari Peternak Lokal

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi Warga, Sutardi Gelar “Ngobar” Bersama Komunitas

MADIUN — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi menggelar kegiatan Ngopi Bareng atau “Ngobar” bersama warga ...
LEGISLATIF

Perkuat Wajah Kota Surabaya, Baktiono Dorong Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Bergaya Eropa

Baktiono mendorong revitalisasi Pasar Keputran Selatan bergaya Eropa demi memperkuat wajah Kota Surabaya. SURABAYA ...
EKSEKUTIF

Pemkab Blitar Dukung Penguatan Pendidikan Berbasis Keagamaan

Rijanto berharap lembaga pendidikan keagamaan menjadi garda terdepan mencetak generasi Islami unggul dan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Tulungagung Bakal Tingkatkan Pengawasan terhadap Tata Kelola Daerah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung berkomitmen meningkatkan fungsi ...
KABAR CABANG

PAC PDIP Prajuritkulon Genjot Konsolidasi hingga Anak Ranting, Target Rampung Mei 2026

PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon menggencarkan konsolidasi hingga anak ranting untuk memperkuat soliditas kader di ...