Kamis
04 Juni 2026 | 8 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Siap Buka Tempat Wisata, Ipuk Ingatkan Beberapa Ketentuannya

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-29082021

BANYUWANGI – Seiring turun level situasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dari level 3 ke level 2, beberapa tempat wisata dijadwalkan buka kembali pada 10 September 2021.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengemukakan pariwisata Banyuwangi segera dibuka dengan beberapa ketentuan. Menurutnya, jika terjadi lonjakan kembali, destinasi tersebut bisa ditutup kembali.

“Kita semua bersyukur, tapi jangan lengah. Kalau nanti melonjak lagi, kita semua yang susah karena berpotensi ditutup lagi,” ujar Bupati Ipuk saat rapat koordinasi bersama Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, Rabu (8/9/2021).

Ipuk juga menjelaskan, berdasarkan hasil rapat koordinasi, beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan pelaku wisata dan pengunjung, salah satunya pembukaan tempat wisata di Banyuwangi hanya dengan kapasitas pengunjung hanya 25 persen dan para pelaku wisata harus sudah divaksin.

Selain itu, setiap destinasi wisata harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau memakai barcode atau menunjukkan sertifikat vaksin bagi para pengunjung sebagai syarat masuk.

Bupati dari PDI Perjuangan ini menegaskan, Banyuwangi pada masa pandemi ini mengandalkan pariwisata berkualitas, bukan pariwisata massal.

“Kami minta kepada teman-teman pelaku wisata agar destinasi mengutamakan quality tourism dengan mengejar kualitas wisata, bukan pada kuantitas pengunjung,” ucapnya.

Ia menambahkan selama pandemi utamanya ketika masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), industri wisata sangat terpukul karena harus ditutup sementara.

“Mari kita jaga bersama. Jangan sampai kita kembali lagi ke level 3 apalagi 4, karena nantinya wisata Banyuwangi bisa ditutup kembali. Dibukanya pariwisata ini membutuhkan komitmen dan kesadaran bersama. Mari patuhi dan jalankan semua persyaratan yang telah ditentukan,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, menambahkan bahwa pariwisata Banyuwangi bukan dilonggarkan meskipun dibuka lagi.

“Ingat bukan dilonggarkan tapi dikendalikan. Jangan sampai lupa diri, sehingga membuat kasus Covid-19 naik lagi. Mari kita jaga bersama dan taati aturan. Apabila melanggar akan kami tindak,” katanya.

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, juga mengatakan, bahwa TNI dan Polri akan melakukan pengawasan di tempat-tempat wisata.

“Kami akan tempatkan personel dari TNI dan Polri sesuai kawasan untuk memantau destinasi wisata,” ujarnya.

Rakor ini juga diikuti oleh para pelaku wisata, seperti kelompok sadar wisata (pokdarwis), pengelola destinasi wisata, Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI), agen travel, pemandu wisata dan pelaku wisata lainnya secara virtual. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...