Sabtu
03 Oktober 2026 | 5 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Rawat Kebersihan Sungai, Libatkan Puluhan Ribu Pelajar dalam Program Sekardadu

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-22062025

BANYUWANGI – Sungai adalah bagian penting dari pembangunan sebuah daerah. Menjaga kebersihannya juga penting karena sungai adalah sumber air bersih, mendukung ekosistem, dan menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

“Sungai yang bersih akan memberikan manfaat bagi kesehatan manusia, lingkungan dan perekonomian. Sebaliknya, sungai yang tercemar dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, merusak ekosistem dan mengganggu aktivitas manusia,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Minggu (22/6/2025).

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi secara rutin menggelar Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) sebagai upaya memelihara aliran sungai dengan melibatkan lembaga pendidikan.

Program ini Sekardadu menjaga dan merawat kebersihan sungai, mulai daerah tangkapan air (hulu) hingga hilir dengan melibatkan ribuan pelajar. Hingga tahun 2024 Program Sekardadu melibatkan 27.780 pelajar SD hingga SMA dan berhasil merawat 65 sungai dan saluran air sepanjang 100.300 meter.

“Ini adalah program peduli lingkungan yang terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Sebagai daerah pariwisata menjaga kebersihan sungai dan saluran air adalah bagian dari komitmen Banyuwangi dalam menjaga ekosistem dan keberlanjutan lingkungan,” jelas Ipuk.

Ipuk melanjutkan, program ini secara khsusus juga punya misi untuk membangun budaya peduli lingkungan sejak dini. Karenanya melibatkan pelajar sekolah mulai tingkat SD hingga SMA dan perguruan tinggi.

“Pelibatan pelajar dan mahasiswa di program ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Pada praktiknya, di program Sekardadu pelajar sekolah (SD-SMA) diberikan tanggung jawab merawat aliran sungai yang ada di sekitar lokasi mereka. Mereka rutin membersihkan serta mengedukasi warga sekitar untuk menjaga sungai seperti tidak membuang sampah ke sungai.

“Nantinya sekolah yang terlibat akan melaporkan aktivitas mereka lewat aplikasi Sekardadu. Jadi, akan terpantau keaktivan pelaksanaan program juga sungai mana saja yang telah diintervensi,” terang Ipuk.

Seperti diketahui, Bupati Ipuk meluncurkan Sekardadu 2025 di area Sungai Talun Bayun, Desa Bedewang, Kecamatan Songon, pada Kamis, 19 Juni 2025. Pada tahun ini, program Sekardadu melibatkan 170 sekolah SD hingga SMA hingga perguruan tinggi. Mereka diberi tugas untuk merawat sungai dan saluran air. Penilaiannya meliputi kegiatan preventif, kuratif, rehabilitatif dan promotif. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Urai Kemacetan Ketapang-Gilimanuk, ASDP dan Pemkab Banyuwangi Geber Peningkatan Kapasitas Dermaga

BANYUWANGI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar pertemuan ...
KRONIK

Sinergi Pemkab Banyuwangi dan AirNav Hadirkan Infrastruktur Dasar di Kampung Seling

BANYUWANGI – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dengan berbagai pihak terus diperkuat untuk ...
KABAR CABANG

Tahlil Tujuh Hari Guruh, PDIP Kabupaten Kediri Tekankan Pentingnya Merawat Budaya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari wafatnya Guruh Soekarnoputra sekaligus meneguhkan ...
LEGISLATIF

Pengaturan Jam Operasional Pasar Tanjung Jember, Widarto: Ini Sudah Bijaksana

JEMBER – Polemik penataan Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, untuk sementara menemukan jalan tengah. Pemerintah ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta RT/RW Data Warga yang Desilnya Tak Sesuai Kondisi Riil

SURABAYA – Keluhan warga terkait ketidaksesuaian data desil kesejahteraan kembali muncul dalam reses Anggota DPRD ...
KRONIK

Mahasiswa Ramai-Ramai Datangi DPRD Jember, Candra: Jangan Antipolitik

JEMBER – DPRD Jember didatangi sejumlah kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sepanjang pekan ini. ...