Sabtu
18 Juli 2026 | 9 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bantuan Pusat untuk Bidang Infrastruktur dan Irigasi di Bondowoso Dikosongkan, Sinung: Masih Dibahas

pdip-jatim-250216-sinung

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajad mengungkapkan, ploting anggaran dana alokasi umum (DAU) bidang pekerjaan umum sebesar Rp 61.697.536.000 dan dana alokasi khusus (DAK) fisik bidang irigasi sebesar Rp 4.297.019.000 untuk Kabupaten Bondowoso akan dikosongkan.

Dasar pengosongan kedua anggaran itu, terang Sinung, yakni Instruksi Presiden (Inpres) no 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025.

“Saat ini masih dibahas guna disesuaikan anggaran apa saja yang dikurangi dari masing-masing OPD Pemkab Bondowoso,” jelas Sinung, Minggu (16/2/2025).

Namun yang pasti, sambung Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso itu, sesuai arahan Inpres 1/2025, pembatasan-pembatasan kegiatan yang bersifat seremonial akan diterapkan.

Selanjutnya pembatasan belanja perjalanan dinas yang mencapai 50 persen dari tahun sebelumnya juga disesuaikan.

“Saat ini sedang dilakukan mapping kembali karena anggaran infrastruktur wajib untuk mendapat ruang. Sebab dampak perbaikan infrasruktur itu berpengaruh besar pada perkembangan perekonomian Kabupaten Bondowoso,” imbuhnya.

Dari catatan Sinung, pada setiap tahun ploting DAU dan DAK APB Bondowoso dari tahun sebelumnya terus turun.

Tahun 2023 misalnya di kode rekening APBD 4.2.01 dengan uraian “Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat” berJumlah 1.582.892.560.000. Dan ditahun 2024 turun lagi 37.010.531.000 sehingga hanya tersisa 1.545.882.029.000.

Sebagaimana diketahui, dalam catatan BPS, Kabupaten Bondowoso baru saja berkembang. Di catatan BPS, ekonomi Bondowoso tahun 2023 mengalami percepatan pertumbuhan sebesar 4,62 persen setelah sebelumnya tumbuh di tahun 2022 sebesar 3,51 persen.

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,41 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Pengeluaran Konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,21 persen.

Dan dilihat dari sisi produksi, struktur PDRB Bondowoso tahun 2023 didominasi lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 27,88 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 76,74 persen. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep memberikan dukungan terhadap penguatan peran madrasah diniyah sebagai lembaga ...
HEADLINE

Panitia Bidik Soekarno Cup 2026 Jadi Turnamen Berstandar Nasional

Panitia Soekarno Cup 2026 optimistis turnamen sepak bola usia muda ini menjadi kompetisi berstandar nasional ...
LEGISLATIF

Lengkap, Ini Pandangan Umum Fraksi PDIP DPRD Lumajang Terhadap Raperda P-APBD 2026

LUMAJANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Ingatkan Keberhasilan Hotline Ditentukan Respons Cepat dan Tindak Lanjut Aduan

DPRD Kota Surabaya menegaskan keberhasilan program hotline Pemkot Surabaya bergantung pada komitmen menindaklanjuti ...
KABAR CABANG

Terus Bergerak dari Akar, DPC Magetan Mantapkan Penguatan Struktur

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus melanjutkan tahapan agenda Musyawarah Ranting dan Anak Ranting ...