Senin
08 Juni 2026 | 3 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bantuan Pusat untuk Bidang Infrastruktur dan Irigasi di Bondowoso Dikosongkan, Sinung: Masih Dibahas

pdip-jatim-250216-sinung

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajad mengungkapkan, ploting anggaran dana alokasi umum (DAU) bidang pekerjaan umum sebesar Rp 61.697.536.000 dan dana alokasi khusus (DAK) fisik bidang irigasi sebesar Rp 4.297.019.000 untuk Kabupaten Bondowoso akan dikosongkan.

Dasar pengosongan kedua anggaran itu, terang Sinung, yakni Instruksi Presiden (Inpres) no 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025.

“Saat ini masih dibahas guna disesuaikan anggaran apa saja yang dikurangi dari masing-masing OPD Pemkab Bondowoso,” jelas Sinung, Minggu (16/2/2025).

Namun yang pasti, sambung Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso itu, sesuai arahan Inpres 1/2025, pembatasan-pembatasan kegiatan yang bersifat seremonial akan diterapkan.

Selanjutnya pembatasan belanja perjalanan dinas yang mencapai 50 persen dari tahun sebelumnya juga disesuaikan.

“Saat ini sedang dilakukan mapping kembali karena anggaran infrastruktur wajib untuk mendapat ruang. Sebab dampak perbaikan infrasruktur itu berpengaruh besar pada perkembangan perekonomian Kabupaten Bondowoso,” imbuhnya.

Dari catatan Sinung, pada setiap tahun ploting DAU dan DAK APB Bondowoso dari tahun sebelumnya terus turun.

Tahun 2023 misalnya di kode rekening APBD 4.2.01 dengan uraian “Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat” berJumlah 1.582.892.560.000. Dan ditahun 2024 turun lagi 37.010.531.000 sehingga hanya tersisa 1.545.882.029.000.

Sebagaimana diketahui, dalam catatan BPS, Kabupaten Bondowoso baru saja berkembang. Di catatan BPS, ekonomi Bondowoso tahun 2023 mengalami percepatan pertumbuhan sebesar 4,62 persen setelah sebelumnya tumbuh di tahun 2022 sebesar 3,51 persen.

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,41 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Pengeluaran Konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,21 persen.

Dan dilihat dari sisi produksi, struktur PDRB Bondowoso tahun 2023 didominasi lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 27,88 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 76,74 persen. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...
KABAR CABANG

Urun Rembug Barisan Marhaen, Cara DPC Ngawi Kenalkan Sepak Terjang Bung Karno kepada Gen Z 

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi disulap layaknya studio siniar pada Sabtu malam ...