Jumat
18 September 2026 | 4 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Lawas Tulungagung: Kader Partai Bisa Teladani Kudatuli dalam Penegakan Demokrasi

pdip-jatim-220728-banteng-lawas-tulungagung-2

TULUNGAGUNG – Tokoh PDI Perjuangan Tulungagung, Isman, mengajak kader-kader banteng muda setempat untuk ikut menjaga tegaknya demokrasi di republik ini dengan sekuat tenaga.

Banteng lawas ini mengatakan, peristiwa Kudatuli (Kerusuhan dua puluh tujuh Juli) 1996 bisa jadi teladan penyemangat, bagaimana kader Banteng militan yang saat itu tergabung dalam Partai Demokrasi Indonesia (PDI), bertaruh nyawa untuk menegakkan demokrasi.

Menurut Isman, peristiwa 27 Juli 1996 menjadi pelajaran terpenting dalam perjalanan bangsa. Peristiwa bersejarah itu menjadi peringatan bahwa demokrasi ditegakkan dengan harga sangat mahal, yaitu pertentangan fisik hingga pengorbanan rakyat.

“Peristiwa 27 Juli 1996 ditandai dengan pengambilalihan paksa kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia, Jalan Diponegoro 58 Jakarta, dari kepengurusan yang sah di bawah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Penyerbuan dilakukan massa PDI pendukung Soerjadi yang disokong pemerintahan orde baru,” beber Isman.

Baca juga: Peringati Kudatuli, Bupati-Wabup Tulungagung Sampaikan Komitmen Besarkan Partai

Itu dia sampaikan di depan ratusan kader dan pengurus PDI Perjuangan Tulungagung di acara memperingati 26 tahun Kudatuli di kantor DPC PDIP setempat, Selasa (26/7/2022) malam.

Peringatan Kudatuli tersebut diisi acara doa bersama, diskusi dengan para tokoh partai lama dan makan bersama dengan menu makanan dari pedagang kaki lima.

Penyerbuan kantor PDI, sebut mantan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu, merupakan puncak dari berbagai peristiwa yang mengguncang kemapanan orde baru. Dimulai sejak Megawati terpilih sebagai Ketua Umum PDI dalam Kongres di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 1993.

Karena tak merestui terpilihnya Megawati, sehingga pemerintahan Orde Baru terus memecah belah PDI. Puncaknya, pemerintah merestui Soerjadi menggelar Kongres PDI tandingan di Medan pada Juni 1996.

“Pada kongres tandingan PDI itu, Soerjadi menjadi ketua umum PDI yang direstui pemerintah,” ungkap politisi yang juga pernah memimpin DPC PDI Perjuangan tersebut.

Alasan diadakannya kongres tandingan, jelas dia, karena rezim orde baru tidak ikhlas atau tidak setuju jika Megawati memimpin PDI. Dan peristiwa 27 Juli 1996 adalah upaya merebut kepemimpinan PDI dari Megawati.

Selain itu, peristiwa 27 Juli 1996 juga menjadi salah satu titik balik perlawanan rakyat dalam merebut demokrasi. Artinya tragedi 27 Juli bukan hanya wujud perlawanan PDI terhadap Orde Baru, tapi juga menandai gerakan rakyat bahwa demokrasi harus direbut bersama-sama.

Di tempat yang sama, budayawan Tulungagung yang juga tokoh lawa PDI Perjuangan, Bambang Setyo Sukarjono menambahkan, peristiwa Kudatuli adalah simbol perjuangan bangsa dalam upaya mendobrak sistem politik lama menuju sistem politik baru yang berkeadilan.

“Tragedi Kudatuli bukan sekadar konflik Soerjadi dengan Megawati, tapi usaha untuk mendobrak sistem politik lama menuju sistem pemerintahan yang demokratis,” paparnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...