Banteng Kota Batu Napak Tilas Jejak Sejarah Bung Karno

 105 pembaca

BATU – DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar kegiatan napak tilas mulai dari vila Bima Shakti Selecta berakhir di makam Mbah Batu, Senin (21/6/2022) malam. Kegiatan yang juga diikuti oleh DPC Repdem Kota Batu itu untuk menyambut Bulan Bung Karno tahun 2022.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Punjul Santoso menjelaskan dipilihnya lokasi napak tilas yang dimulai di Vila Bima Shakti Selecta karena dahulu tempat tersebut pernah menjadi lokasi peristirahatan dari Sang Proklamator Bung Karno.

“Mengapa kita melangkah awal di vila Bima Shakti, karena dulu Pak Karno pernah beristirahat di sini, berinspirasi untuk kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkap Punjul Santoso, Selasa (21/6/2022).

Dia mengatakan, bahwa Vila Bima Sakti merupakan saksi bisu dari perjalanan panjang Bung Karno pada tahun 1942 silam dalam upaya mewujudkan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“Saya melihat kamar di vila itu, suasananya beda yang artinya masih seperti zaman dulu. Banyak foto beliau yang terpasang dinding,” bebernya.

Karena itu, Punjul memandang keberadaan Vila Bima Sakti sebagai sebuah bangunan yang memiliki nilai historis tinggi.

Sehingga dia menilai bahwa keberadaan bangunan ini sangat layak untuk bisa dijadikan sebagai cagar budaya.

Destinasi terakhir dalam kegiatan napak tilas kali ini, adalah Makam Mbah Batu yang berlokasi di Kecamatan Bumiaji.

“Mbah Batu adalah salah satu pendiri Kota Batu, oleh sebab itu napak tilas berakhir di situ. Kita ziarah dan tumpengan berdoa bersama untuk negara ini,” terang politisi yang juga Wakil Wali Kota Batu tersebut.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu Saifudin Zuhri menjelaskan bahwa Bung Karno memiliki jejak historis dan menelurkan berbagai karya serta ide selama berada di Kota Batu dahulu.

“Bung Karno memiliki jejak sejarah di Kota Batu, terutama dalam upaya beliau mengkonsepkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Salah satunya adalah wisata Selecta yang menjadi saksi bisu perjuangan Bung Karno dalam upaya mewujudkan kemerdekaan,” tutur Saifuddin.

Dia menegaskan, bahwa napak tilas ini bukan hanya sebagai tindakan seremonial semata. Tapi ditujukan agar setiap kader PDI Perjuangan di Kota Batu sebagai anak ideologis Bung Karno memiliki kekuatan tekad dan semangat untuk terus bergerak mengonsolidasikan rakyat. (ace/pr)