Minggu
25 Oktober 2026 | 1 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangun yang Lunak-lunak, Jokowi Gali Masukan dari Budayawan

pdip-jatim-jokowi-diwawancara

pdip-jatim-jokowi-diwawancaraJAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar dialog dengan budayawan di gedung Galeri Nasional, Jakarta, Selasa (23/8/2016). Jokowi ingin mendapatkan masukan dari para budayawan tentang pembangunan ‘yang lunak-lunak’.

Menurut Jokiwi, pemerintah sekarang ini dipandang hanya fokus kepada percepatan pembangunan infrastruktur. Atau hal-hal yang keras keras saja, seperti proyek jalan tol, jembatan, jalur rel kereta, irigasi dan lain-lain.

“Saya ingin mendapatkan masukan, mendapatkan input, agar pembangunan infrastruktur yang lunak, infrastruktur yang tidak keras itu juga bisa kita mulai,” kata Jokowi.

Infrastruktur ‘lunak’ yang dia maksud adalah budaya. Kebudayaan, kata dia, juga tidak boleh lepas dari fokus pembangunan.

Kebudayaan, jelas Jokowi, menunjukkan identitas sebuah bangsa. Namun, Jokowi mengakui bahwa infrastruktur yang menjadi tempat perkembangan budaya di penjuru Indonesia belum maksimal.

“Infrastruktur budaya yang ada di daerah, di beberapa tempat yang saya lihat memang pada kondisi yang tidak memungkinkan untuk kita bisa berekspresi dengan baik,” ungkapnya.

Taman budaya misalnya. Jokowi melihat infrastruktur itu belum memberikan kontribusi besar bagi pembangunan budaya sendiri.

Pertemuan antara Jokowi dan para budayawan itu dimulai sekitar pukul 16.10 WIB. Acara tersebut selesai pukul 17.50 WIB.

Pertemuan tersebut berlangsung meriah. Saking meriahnya, suara tawa terdengar sampai ke luar ruangan.

“Ya memang banyak ketawanya, santai,” ujarnya.

Awalnya, Jokowi tidak mau mengaku apa yang terjadi. Namun, dia akhirnya mengaku juga.

“Tadi ada yang mengatakan, saya katanya Presiden yang perilakunya paling ‘ndeso’ dan wajahnya ‘ndeso’,” ujar Jokowi.

Hal itulah yang membuat seisi ruangan tertawa. Jokowi mengaku tidak marah ‘dicela’ demikian.

Dia juga tidak menganggap hal itu sesuatu yang serius. Jokowi merasa predikat itu memang sudah melekat padanya sejak dahulu.

Para budayawan yang hadir dalam dialog dengan Presiden Jokowi itu antara lain Radhar Panca Dhana, Edi Sedyawati, Sri Edi Swasono, Jim Supangkat, Ishak Ngeljaratan, Arswendo Atmowiloto, Frans Magnis Suseno, Sutanto Mendut, Jean Couteau, Toety Herati, Al Azhar, Tatang Ramadhan Bouqie, Edy Utama, dan Teuku Kemal Fasya.

Juga Garin Nugroho, Sys Ns, Djadoeg Ferianto, Nasirun, Ahmad Tohari, Butet Kertaredjasa, Sardono Waluyo Kusumo, Ong Zamzam Noer, Mukhamad Khasan, Ita Siregar, Edi Bachroelhadi, Krisniati Marchelina, Bambang Pribadi, serta Sri Warso. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Antusias Ikuti Pembekalan Ideologi, Pengurus PDIP Sukowono Ziarah ke Makam Bung Karno

JEMBER – Pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono, Jember, mendapat kesempatan berziarah ke makam Presiden ...
KRONIK

Tutup Kegiatan Mentor Sebaya SDIT Al-Uswah, Ansari Tekankan Pendidikan Karakter sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia ...
KRONIK

Jember Kekurangan PPL, 170 Penyuluh Harus Mendampingi 1.500 Kelompok Tani

JEMBER – Jumlah petugas penyuluh lapangan (PPL) di Kabupaten Jember dinilai belum sebanding dengan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjamin keselamatan dan kesehatan petugas serta relawan ...
SEMENTARA ITU...

Rita Haryati Ajak Warga Magetan Jaga Persatuan dan Gotong Royong Lewat Napak Tilas

MAGETAN – Semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai warisan berharga dari para pendahulu. ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Bekali Santri Wawasan Bisnis Digital dan Media Sosial

BANYUWANGI – Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar berbagai ...