Rabu
22 April 2026 | 2 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bambang Sutriyono Dukung Kebijakan Pemkab Bojonegoro Menanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan Warga

Picsart_23-06-15_19-01-46-081_copy_960x540_copy_692x444
Bambang Sutriyono menjalani masa reses dengan menyerap aspirasi warga di Kecamatan Baureno, Rabu (14/6/2023). Foto dok. pdiperjuangan-jatim.com

BOJONEGORO – Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Bambang Sutriyono mengapresisai kebijakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan Warga.

Hal itu disampaikan Bambang yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro, Rabu (28/5/2025).

Menurut Bambang Sutriyono, kebijakan ini menjadi langkah maju dari jaminan sosial yang telah ada, yakni layanan kesehatan UHC (Universal Health Coverage).

“Cukup hanya dengan menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan,” katanya.

Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan, mengcover jaminan sosial warga saat mengalami nahas saat bekerja. Adapun warga yang ditanggung adalah pekerja rentan atau selain yang iurannya sudah ditanggung oleh perusahaan.

“Seperti petani digigit ular saat bekerja di sawah, tentu akan menggunakan BPJS ketenagakerjaan, bukan BPJS kesehatan,” kata Bambang mencontohkan.

Untuk pembiayaan iuran tersebut,  Bambang Sutriyono menyatakan keuangan daerah bisa mencukupi.

“Dari 1,3 juta jiwa penduduk Bojonegoro, jika dikurangi masyarakat penerima BPJS dari perusahaan, bayi dan warga yang tidak bisa menerima BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

“Maka bisa dipastikan anggaran APBD Bojonegoro akan sangat mampu memenuhi kebutuhan untuk BPJS Ketenagakerjaan,” imbuh Bambang.

Hingga saat ini, mengutip suarabojonegoro.com, Pemkab Bojonegoro telah mendaftarkan 157.058 Kepala Keluarga yang masuk dalam Data Damisda (Data Mandiri Masyarakat Miskin Daerah), data P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) dan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sebagai anggota Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah tersebut guna memberikan perlindungan kepada warga Bojonegoro yang berprofesi sebagai pekerja non formal. (dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kader Perempuan PDIP Kediri Ziarah ke Makam Ibunda Soekarno, Teguhkan Semangat Kartini

Kader perempuan PDIP Kediri ziarah ke makam ibunda Soekarno, teguhkan semangat Kartini dan dorong peran perempuan ...
KABAR CABANG

PDIP Bojonegoro Dorong  Raperda Perlidungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar peringatan Hari Kartini ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jombang Siapkan Langkah Mitigasi Hadapi “El Nino Godzilla”

JOMBANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jombang bersama Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat ...
EKSEKUTIF

Buang Sampah Sembarangan di Surabaya Bakal Disanksi Bersihkan Sungai 3 Hari

Buang sampah sembarangan di Surabaya bakal kena sanksi sosial bersihkan sungai 3 hari, Pemkot perkuat pengawasan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Tanam Umbi-umbian, Antisipasi Krisis Pangan

PDIP Jember tanam komoditas pangan alternatif seperti singkong dan ubi untuk antisipasi krisis pangan dan kurangi ...
KRONIK

Momentum Hari Kartini, Sarinah Banyuwangi Perkuat Gerakan Perempuan Lintas Profesi

BANYUWANGI – Organisasi perempuan Sarinah Banyuwangi menegaskan perannya sebagai motor penggerak pemberdayaan ...