oleh

Bambang DH Gelar Sosialisasi 4 Pilar Plus Pelatihan Pembuatan Konten

-Sementara Itu...-38 kali dibaca

SURABAYA – Anggota DPR RI/MPR RI dari PDI Perjuangan Bambang Dwi Hartono menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Menariknya, acara membangkitkan semangat cinta tanah air dipadukan dengan pelatihan pembuatan konten.

“Dengan mendapatkan materi content creator, teman-teman generasi muda ini bisa menciptakan konten-konten berkualitas. Otomatis mereka akhirnya juga bisa memilah, mana berita benar dan mana yang hoax (bohong),” ujar Bambang DH secara daring di hadapan seratusan peserta soslialisasiyang digelar di Graha Widya, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sabtu (29/05/2012).

Untuk pelatihan pembuatan konten, pihak Bambang DH menghadirkan sejumlah pemateri. Diantaranya;  Agustina Widyawati, Redaktur Pelaksana L Media Group; Suhadirman Eko P, koordinator desain L Media group dan Heiro Ahmad selaku sutradara, pencerita (storyteller), pembuat film, dan photografer.

Materi pertama disampaikan Agustina Widyawati, terkait penulisan konten. Cara menulis sesuai kaidah jurnalistik. Langkah ini untuk mendorong generasi muda membuat konten-konten positif sehingga memberikan energi baik di era digitalisasi.

“Anak muda kekinian harus paham apakah itu informasi sesuai fakta atau tidak. Begitu juga saat mau share (menyebarkan) info, pastikan kebenarannya,” kata Widya saat memberikan materi.

Setelah belajar menulis, desain grafis menjadi materi berikutnya. Koordinator desain L Media Group Suhardiman Eko, menyampaikan bahwa grafis salah satu komponen penting yang harus dipelajari ketika membuat konten. Sebab grafis yang bagus dapat menarik peminat.

“Setelah isi bagus, penampilan juga harus menarik. Semua pasti bisa mendesain di era digital, karena banyak aplikasi yg bisa digunakan,” jelasnya.

Materi pamungkas terkait pembuatan video disampaikan oleh Heiro Ahmad. Dalam penjelasannya ia menyampaikan bahwa dalam pembuatan video harus menguasai beberapa teknik.

“Dalam membuat video, beberapa teknik dasar harus dikuasai. Terutama terkait komposisi dan pencahayaan. Kalau tentang alat, handphone pun bisa menghasilkan karya luar biasa,” ujar Heiro.

Tak hanya materi yang diberikan, tetapi juga ada praktik bagi peserta. Bahkan ada hadiah bagi para peserta dengan karya yang terbaik. Dari 120 peserta terdapat enam karya terpilih dan diberikan apresiasi oleh Anggota MPR RI, Bambang DH.

Peserta dengan karya terbaik adalah Alif Bintang Ramadhan dari SMK IPIEMS Surabaya. Rangga Ardiasyah, SMK DR. Soetomo Surabaya; Mokhamad Bintang FR, SMK IPIEMS; Mila Fitriana, SMA Dr Soetomo Surabaya; Fadella Novi Rusma Santoso, SMPN 34 Surabaya dan Mailani Zahro Rumana, Untag 1945 Surabaya.

“Semoga ini menjadi pelecut bagi generasi muda untuk selalu berkarya,” tutup Bambang DH, kader senior PDI Perjuangan. (gus/hs)