Senin
19 Oktober 2026 | 6 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bakar Semangat Revolusi Kader Surabaya-Sidoarjo, Komarudin : Gen Banteng Itu Gen Pejuang

PDIP-Jatim-Komarudin-Watubun-03082024

SURABAYA – Komandan Satgas Nasional, Komarudin Watubun, mengingatkan para satgas untuk tegas antisipasi pelanggaran Pilkada 2024.

Hal tersebut disampaikan Komarudin saat menjadi inspektur Apel Satgas Cakra Buana wilayah Surabaya dan Sidoarjo di Tugu Pahlawan Surabaya, Sabtu (4/8/2024).

“Hari ini kita berdiri di tugu pahlawan, di sini pejuang bangsa yang gugur. Karena itu, hari ini jangan saudara jual diri karena sembako. Kalau kita tidak mampu membawa negeri sesuai cita-cita dan pengorbanan mereka, para pejuang, jangan rusak negara ini,” ujarnya saat memberi amanat apel.

Di hadapan sekira 5000 satgas, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan itu menegaskan pentingnya kebangkitan semangat revolusi. “Kita adalah gen pejuang bukan gen penikmat,” tegasnya.

Jika dulu, lanjutnya, revolusi baru terwujud setelah banyak tragedi, kini hal tersebut bisa dilakukan dengan menguras tenaga dan pikiran demi berjuang menegakkan keadilan.

“Hari ini kita buat percikan revolusi. Kita apel untuk mengingatkan kembali bahwa ancaman serius kalau kita tidak bangkit dan berjuang, masa depan anak cucu ke depan terancam,” tuturnya.

Terlebih, berkaca pada Pilpres 2024, banyak pelanggaran, namun nihil keadilan. Hukum disalahgunakan untuk kepentingan kelompok yang berimbas ke terancamnya masa depan bangsa.

“Kita merasa terganggu ketika warga negara diperlakukan tidak adil, maka kita bangkit dan lawan. Itulah kenapa Ibu Mega berjuang dan ajak kita berjuang untuk menegakkan keadilan di negeri ini,” jelasnya.

Untuk itu, ia meminta para satgas betul-betul mengawal Pilkada tahun ini. Sebarkan nilai-nilai kebenaran, dan lawan ancaman-ancaman pelanggaran. “Teman-teman satgas punya tugas datang ke RT-RW, beritahu mereka untuk jangan takut. Republik ini punya bersama bukan punya keluarga,” imbuhnya.

“Kalau jaman Pak Harto itu momoknya adalah PKI, hari ini hukum dipakai untuk mengintimidasi dan menyengsarakan orang. Kita nyatakan kesetiaan kita untuk menjaga kehormatan wibawa bangsa,” lanjutnya.

Komarudin juga menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti di Surabaya saja, akan tetapi juga akan meneruskan perjalanan keliling Indonesia dengan semangat yang sama. Perangi ketidakadilan dan ancaman Pilkada.

“Kami setelah ini akan berangkat ke Sumatra, Papua, NTT, keliling supaya kita ingatkan pilkada tidak digunakan untuk kepentingan kelompok, tapi harus pesta demokrasi dinikmati oleh seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sekadar informasi, gelaran apel turut dihadiri segenap pengurus Partai lintas kota, yakni DPC PDI Perjuangan Surabaya, Sidoarjo dan pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Lulus Sekolah Pra-Pratama, Gen-Z Temukan Passion Perjuangan di PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Pelatihan Sekolah Partai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Palm Surabaya pada 17–18 Oktober 2026 ...
KRONIK

Said Abdullah Salurkan Bantuan Renovasi Rumah untuk 25 Warga Pulau Raas

SUMENEP – Sebanyak 25 warga di Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan dana rehabilitasi rumah ...
HEADLINE

Tuntas Pelatihan AI, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Naik Level Pratama

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sukses menyelenggarakan pelatihan kaderisasi tingkat Pra-Pratama berbasis ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Bawa Pesan “Jalan Baik, Ekonomi Bangkit” dalam Sosialisasi Kedewanan

MAGETAN — Pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Turnamen Catur Abhipraya Open 2026: Cetak Atlet Muda Potensial dan Bentuk Karakter Siswa di Magetan

Ajang berburu pengalaman dan jam terbang bagi 240 atlet catur tingkat pelajar ini diselenggarakan sekaligus untuk ...
LEGISLATIF

JKN Kabupaten Kediri Capai 98 Persen, Pulung Agustanto Soroti Kepastian Akses Layanan

KEDIRI – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri mencapai 98 persen. Anggota ...