JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mengatakan APBD tahun 2026 belum sesuai keinginan dan harapan masyarakat. Utamanya pada sektor olahraga.
Hal tersebut dapat dilihat dari rencana perbaikan atap Jember Sport Garden (JSG) yang dialokasikan senilai Rp 500 juta pada tahun 2025. Di tahun 2026, alokasi anggaran itu sudah tak ditemukan lagi.
“Kami melihat di APBD awal 2025 sudah dianggarkan 500 juta untuk perbaikan atap, namun ketika kita tanyakan kembali, dan melihat dokumen APBD 2026 ternyata anggaran itu telah tidak ada,” ujar Candra, Jumat (9/1/2026).
Kondisi tersebut, menurut dia menjadi timpang. Pasalnya pelaksanaan Festival Olah Raga Masyarakat Provinsi (Forprov) Jawa Timur 2026 yang akan digelar di Jember, menggunakan fasilitas JSG.
Sehingga otomatis beban Jember akan menjadi berat karena sebagai tuan rumah menargetkan raihan 10 medali emas, tapi kondisi fasiltas yang ada di JSG tidak memadai.
“Sebagai tuan rumah, tentu Stadion JSG kebanggaan masyarakat Jember akan terlihat buruk di mata masyarakat luar, jika tidak ada perbaikan atap dan lainnya,” katanya.
Ke depan, menurut Candra, perbaikan di Stadion JSG tidak hanya atap, tapi juga rumput. Sarana dan prasarana itu harus menjadi perhatian, termasuk lapangan maupun sarana olahraga yang dimiliki Pemkab Jember.
Sebagaimana diketahui pembangunan stadion JSG dimulai Oktober 2012, dan dilaunching 2015. Pembangunan yang memakan biaya Rp 200 miliar itu diwacanakan juga untuk sirkuit balap. Dan usulan pembangunan akses itu di tahun 2026. (art/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










