oleh

Baguna PDIP Bantu Penanganan Korban Gempa Aceh

-Berita Terkini, Kronik-32 kali dibaca
Tim Baguna Pusat bantu korban bencana banjir bandang beberapa waktu lalu

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan kembali menurunkan Tim Kemanusiaan Baguna untuk membantu korban bencana alam. Kali ini, Baguna mengirimkan tim ke lokasi terdampak gempa bumi tektonik di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Personel Baguna yang diturunkan ke Tanah Rencong setelah terjadinya musibah gempa 7 Desember 2016 itu dipimpin langsung kepala Baguna, Sadarestuwati, agar dapat membantu korban bencana di Aceh.

“Tim Baguna PDI Perjuangan yang diterjunkan ke Aceh terdiri dari Baguna DPP, Baguna Sumut, Baguna DPD PDI Perjuangan Aceh, Baguna DPC PDI Perjuangan Kota Banda Aceh, dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pidie Jaya,”  jelas Sadarestuwati, kemarin.

Perempuan yang juga legislator DPR RI dari dapil 8 Jawa Timur ini mengungkapkan, kegiatan Baguna selama di lokasi meliputi evakuasi korban, pelayanan kesehatan, pendistribusian paket sembako, dan membantu memperbaiki rumah korban bencana.

Tim Baguna PDI Perjuangan, sebutnya, berencana melakukan kegiatannya selama 14 hari sesuai dengan standar operasi tanggap darurat.

“Hari ini tim kami juga akan bergerak memberikan bantuan untuk desa-desa terpencil yang belum tersentuh bantuan,” tambah politisi asal Jombang ini.

Sementara itu, Sekretaris Baguna DPP PDI Perjuangan Alvian Feoh menambahkan, untuk lebih mengoptimalkan Tim Kemanusiaan Baguna dalam membantu penanganan bencana di Aceh, pihaknya pada Senin (12/12/2016) mengirim tim tambahan dari Jakarta berjumlah 12 orang.

Mereka yang dikirim merupakan personel yang sudah dilatih oleh Basarnas.

“Bagi Baguna, setiap kali melakukan kegiatan kemanusiaan senantiasa berpedoman pada pesan Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa Baguna PDI Perjuangan senantiasa menangis dan tertawa bersama rakyat,” ujarnya.

Saat banjir bandang melanda Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut September lalu, Baguna DPP PDIP juga menurunkan tim berkekuatan 100 personel dengan 10 unit kendaraan. Aktivitas Bagunan selama di dua kabupaten tersebut, terdiri dari SAR, pelayanan kesehatan, dapur umum, dan membersihkan lingkungan. (goek)