oleh

Baguna DPD PDIP Jatim Kebut Pembuatan 1 Juta Masker dan 1.000 Wastafel

-Berita Terkini, Kronik-24 kali dibaca

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur terus mengebut pembuatan 1 juta masker dan 1.000 tempat cuci tangan. Pengerjaan masker kain dan wastafel portable yang dibagikan gratis ke masyarakat itu dikebut untuk memenuhi kebutuhan sarana pencegahan penularan virus Corona (Covid-19).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jatim SW Nugroho mengatakan, saat ini pembuatan masker sudah mendekati 150 ribu lebih. Sedang untuk pembuatan sarana cuci tangan dari gentong air (padasan) sudah mencapai 250 buah.

“Kami terus mengebut pekerjaan dengan target 1 juta masker dan 1.000 gentong air dalam waktu tiga bulan,” kata Nugroho, Minggu (12/4/2020).

Hasil produksi masker dan tempat cuci tangan dari Baguna Jatim itu, sebut Nugroho, langsung disalurkan ke masyarakat melalui DPC PDIP di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Gelombang pertama telah didistribukan ke semua kabupaten dan kota.

Selain itu, tambah Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini, ada juga masyarakat dan ormas dan organisasi kepemudaan yang mendapat pendistribusian.

“Sekarang ini sedang mulai pengiriman gelombang kedua. Begitu masker dan gentong air jadi, langsung kami kirim ke daerah-daerah, karena sangat dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Politisi yang juga Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini menambahkan, untuk pembuatan masker pihaknya melibatkan sekitar 50-an penjahit. “Pekerjaan ini sudah berjalan sejak akhir Maret,” ujar Nugroho.

Untuk menjaga kebersihan masker yang diproduksi, pihaknya melibatkan tenaga medis dalam pengawasannya. Termasuk menerapkan protokol cegah virus Corona di area kantor DPD PDIP Jatim dengan memasang bilik semprot disinfektan sebelum memasuki pintu utama gedung.

Para aktivis partai termasuk penjahit juga melewati petugas pemeriksa suhu badan. Sementara di ruangan-ruangan yang ada, juga dilengkapi dengan hand sanitizer.

Masker yang jadi, sebelum dikemas dalam plastik, juga disemprot disinfektan. Demikian halnya untuk tempat penjahitan, selepas penjahit pulang kerja, dilakukan penyemprotan disinfektan dan dikunci untuk kemudian dipergunakan kembali esok harinya.

Sebagai bagian dari elemen bangsa, Baguna PDIP Jatim juga turut bergotong-royong dalam upaya pencegahan Covid-19.

“Kami bekerja untuk Anda, Anda di rumah saja taati imbauan pemerintah. Sejuta masker dan seribu gentong air cuci tangan itu jauh dari mencukupi. Tapi, itu andil kami agar semua terinspirasi bergerak, karena kita semua senasib sepenanggungan. Dengan doa dan gotong royong, kita semua pasti akan memenangkan pertarungan melawan Covid-19,” tuturnya. (goek)