Sabtu
17 Oktober 2026 | 1 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bagi-bagi Sembako, Ini Pesan yang Ingin Disampaikan Jokowi

pdip-jatim-jokowi-ojol-110420

JAKARTA – Presiden Joko Widodo rupanya ingin menyampaikan pesan khusus lewat caranya yang turun langsung membagi-bagikan sembako kepada masyarakat.

Juru Bicara Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia menyebutkan, lewat aksi bagi-bagi sembako di pinggir jalan itu, Jokowi ingin menyampaikan pesan kebersamaan dan gotong royong di tengah pandemi Covid-19.

“Presiden Joko Widodo ingin meyakinkan kepada kita semua bahwa pandemi ini bisa kita lewati dengan semangat kebersamaan dan gotong royong antarkita,” kata Angkie dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2020).

“Apa yang dibagikan oleh Presiden kepada warga adalah pesan untuk terus bersatu dalam menebar kebaikan di situasi tanggap darurat saat ini,” sambungnya.

Angkie juga menyebut langkah Jokowi membagikan sembako adalah wujud kepedulian terhadap warga yang utamanya tinggal di daerah Jakarta. Sebab, DKI Jakarta sudah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Penerapan PSBB itu sesuai dengan izin pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan untuk menekan tingkat penyebaran virus corona.

“Kegiatan ini dilakukan tanpa memberi tahu warga terlebih dahulu dan dibagikan secara langsung serta berpindah-pindah lokasi agar menghindari kerumunan publik dan tetap memperhatikan jarak sesuai protokol physical distancing,” kata Angkie.

Diketahui, Presiden Jokowi sudah dua kali membagikan sembako ke warga. Pembagian sembako pertama dilakukan saat Presiden pulang dari Istana Merdeka, Jakarta, untuk kembali ke Istana Bogor, Kamis (9/4/2020) sore.

Menurut Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin, Presiden membagikan 400 sembako. Isinya terdiri dari beras, minyak, mi instan, kecap, susu, dan kebutuhan pokok lain.

Berdasarkan video yang beredar, sembako itu disimpan di bagasi mobil Presiden. Pembagian sembako dilakukan oleh Paspampres.

Iring-iringan Presiden Jokowi pun beberapa kali berhenti di sepanjang perjalanan untuk membagikan paket sembako itu. “Tidak dibagi di satu tempat. Jadi berhenti, terus bagi-bagi, terus jalan lagi,” kata Bey.

Menurut Bey, sembako itu dibagikan kepada pengendara ojek online yang tengah menunggu penumpang di pinggir jalan. Selain itu, juga kepada pedagang asongan.
Lalu pada Jumat (10/4/2020) pagi, Presiden kembali membagikan sembako dalam perjalanan dari Istana Bogor ke Istana Merdeka. Kali ini sembako dibagikan ke warga di Bogor.

Seperti dikutip Kompas TV, sembako dibagikan kepada warga di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Warga sempat tidak sabar dan saling berebut karena takut tidak kebagian. Untungnya, petugas TNI bertindak cepat dan segera menerapkan physical distancing atau jaga jarak kepada warga yang menerima.

Di area Tugu Kujang, Jokowi bersama rombongan Paspampres menghentikan laju kendaraannya untuk membagikan beras seberat lima kilogram.

Untuk mencegah penumpukan massa, petugas TNI dan Polri yang mengamankan kegiatan ini langsung mengalihkannya ke kawasan Terminal Baranangsiang dengan menerapkan physical distancing atau jaga jarak. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...