Sabtu
31 Oktober 2026 | 7 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Awasi Pembangunan ICU RS Ngudi Waluyo Senilai Rp 27 M, Ini Catatan Banteng Kabupaten Blitar

pdip-jatim-230809-rs-ngudi-waluyo-1

BLITAR – Komisi III DPRD Kabupaten Blitar melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo untuk melihat langsung proses pembangunan ruang ICU 4 lantai yang sedang digarap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho mengatakan, pembangunan ruang ICU 4 lantai di RS. Ngudi Waluyo merupakan proyek dengan anggaran terbesar yang dikerjakan Pemkab Blitar tahun ini.

“Anggaran yang digunakan adalah 27 miliar. Oleh karena itu kami di Komisi III akan terus memantau pengerjaan proyek ini agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas,” kata Aryo Nugroho, Rabu (9/8/2023).

Dari hasil sidak yang dilakukan, politisi PDI Perjuangan itu mempunyai beberapa catatan yang harus diperbaiki pelaksana proyek.

Antara lain adalah kelambanan progres pembangunan yang sampai saat ini masih berjalan 9 persen. Sementara jika ditilik dari target selesai pembangunan yaitu bulan Desember, seharusnya bulan ini sudah mencapai 16 persen pembangunan.

Dengan begitu, pihak pelaksana harus mempercepat progres pembangunan agar tidak molor dari target yang telah ditentukan. Sebab, semakin lamban pembangunan maka akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat yang juga akan terhambat.

“Jumlah orang yang dipekerjakan juga tergolong sedikit jika dibandingkan dengan besar gedung yang akan dibangun, tadi kami hitung jumlah pekerja hanya sekitar 30 orang saja,” sambung Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar ini.

Selain itu, dia juga menemukan adanya struktur beton yang keropos atau ditambal ulang dengan mutu material yang kurang bagus. Beberapa tiang juga terlihat miring sehingga terkesan dibangun dengan asal-asalan.

Terkait dengan hal tersebut, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar ini pun meminta kepada pihak pelaksana untuk memperbaiki kualitas bangunan agar saat rampung nantinya dapat berdiri kokoh dan awet serta aman dipergunakan.

“Lebih lanjut nanti terkait dengan kerusakan akan direkomendasikan ke laboratorium untuk dicek, kalau memang perlu dibongkar harus dibongkar dan diperbaiki. Tapi kalau masih kuat bisa dilanjutkan,” ungkapnya.

Aryo Nugroho menegaskan, pihaknya akan terus memantau proses pembangunan ruang ICU 4 lantai di RS. Ngudi Waluyo dan memonitor kualitas serta progresnya supaya dapat selesai tepat waktu tanpa mengesampingkan kualitas bangunan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...
KRONIK

Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi Ziarah ke Makam Raja-Raja

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak masyarakat menjadikan sejarah dan perjuangan para ...
KRONIK

Dukung 18 Tuntutan Mahasiswa, DPRD Jember Siapkan Surat ke Pemerintah Pusat

JEMBER – DPRD Jember berjanji meneruskan 18 tuntutan mahasiswa kepada pemerintah pusat. Namun, lembaga legislatif ...