Jumat
05 Juni 2026 | 4 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Sampah Menahun, Pemkab Gresik Operasikan Fasilitas “Landfill Mining” di TPA Ngipik

IMG-20260225-WA0015_copy_572x420

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mulai melakukan transformasi radikal dalam tata kelola sampah.

Melalui pengoperasian fasilitas Landfill Mining atau penambangan lahan uruk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, tumpukan sampah yang telah menggunung selama lebih dari sepuluh tahun kini mulai diolah kembali menjadi sumber daya energi baru.

​Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif pada Selasa (24/2/2026). Langkah ini menandai pergeseran paradigma pengelolaan sampah di Gresik, dari sistem konvensional “kumpul-angkut-buang” menuju sistem pengolahan berbasis nilai tambah.

​Mengubah Limbah Menjadi Energi
​Bupati Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa Landfill Mining merupakan solusi modern untuk mengurangi beban volume sampah di TPA yang kian kritis seiring pertumbuhan industri dan pemukiman.

Teknologi ini bekerja dengan memisahkan fraksi sampah lama untuk diproses menjadi bahan yang bermanfaat.

​”Sampah bukan lagi beban lingkungan, melainkan sumber daya. Fraksi non-organik dari hasil penambangan ini akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif pengganti batu bara,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut.

​Fasilitas yang dibangun menggunakan APBD 2025 senilai Rp 6 miliar ini memiliki kapasitas pengolahan hingga 25 ton per jam.

Hasil olahan berupa RDF tersebut nantinya akan diserap oleh mitra industri, seperti PT Semen Indonesia Tbk (SIG) pabrik Tuban dan Rembang, sebagai bagian dari transisi energi sektor manufaktur.

​Sementara itu, fraksi organik yang berhasil dipisahkan akan dimanfaatkan kembali sebagai tanah uruk, lapisan landfill, atau media tanam.

​Sinergi Hulu ke Hilir
​Selain membenahi sektor hilir di TPA, Pemkab Gresik juga memperkuat pengelolaan di tingkat hulu.

Gus Yani menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk mempercepat pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di tingkat desa.

​”Jika satu desa tidak memungkinkan membangun TPS3R sendiri, maka satu fasilitas bisa digunakan untuk melayani tiga desa. Targetnya adalah sampah selesai di tingkat desa sebelum mencapai TPA,” tegasnya.

​Investasi Jangka Panjang
​Pengoperasian Landfill Mining ini dipandang bukan sekadar belanja peralatan teknis, melainkan investasi strategis bagi masa depan lingkungan Gresik.

Dengan berkurangnya timbunan sampah lama, ruang di TPA Ngipik dapat dikelola lebih optimal, sekaligus mengurangi potensi pencemaran air tanah dan emisi gas metana.

​Keberhasilan proyek ini pun disebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat dalam pemilahan sampah, serta sektor swasta sebagai penyerap hasil olahan sampah.(mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...