Selasa
21 Juli 2026 | 3 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Sampah Menahun, Pemkab Gresik Operasikan Fasilitas “Landfill Mining” di TPA Ngipik

IMG-20260225-WA0015_copy_572x420

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mulai melakukan transformasi radikal dalam tata kelola sampah.

Melalui pengoperasian fasilitas Landfill Mining atau penambangan lahan uruk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, tumpukan sampah yang telah menggunung selama lebih dari sepuluh tahun kini mulai diolah kembali menjadi sumber daya energi baru.

​Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif pada Selasa (24/2/2026). Langkah ini menandai pergeseran paradigma pengelolaan sampah di Gresik, dari sistem konvensional “kumpul-angkut-buang” menuju sistem pengolahan berbasis nilai tambah.

​Mengubah Limbah Menjadi Energi
​Bupati Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa Landfill Mining merupakan solusi modern untuk mengurangi beban volume sampah di TPA yang kian kritis seiring pertumbuhan industri dan pemukiman.

Teknologi ini bekerja dengan memisahkan fraksi sampah lama untuk diproses menjadi bahan yang bermanfaat.

​”Sampah bukan lagi beban lingkungan, melainkan sumber daya. Fraksi non-organik dari hasil penambangan ini akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif pengganti batu bara,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut.

​Fasilitas yang dibangun menggunakan APBD 2025 senilai Rp 6 miliar ini memiliki kapasitas pengolahan hingga 25 ton per jam.

Hasil olahan berupa RDF tersebut nantinya akan diserap oleh mitra industri, seperti PT Semen Indonesia Tbk (SIG) pabrik Tuban dan Rembang, sebagai bagian dari transisi energi sektor manufaktur.

​Sementara itu, fraksi organik yang berhasil dipisahkan akan dimanfaatkan kembali sebagai tanah uruk, lapisan landfill, atau media tanam.

​Sinergi Hulu ke Hilir
​Selain membenahi sektor hilir di TPA, Pemkab Gresik juga memperkuat pengelolaan di tingkat hulu.

Gus Yani menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk mempercepat pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di tingkat desa.

​”Jika satu desa tidak memungkinkan membangun TPS3R sendiri, maka satu fasilitas bisa digunakan untuk melayani tiga desa. Targetnya adalah sampah selesai di tingkat desa sebelum mencapai TPA,” tegasnya.

​Investasi Jangka Panjang
​Pengoperasian Landfill Mining ini dipandang bukan sekadar belanja peralatan teknis, melainkan investasi strategis bagi masa depan lingkungan Gresik.

Dengan berkurangnya timbunan sampah lama, ruang di TPA Ngipik dapat dikelola lebih optimal, sekaligus mengurangi potensi pencemaran air tanah dan emisi gas metana.

​Keberhasilan proyek ini pun disebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat dalam pemilahan sampah, serta sektor swasta sebagai penyerap hasil olahan sampah.(mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...