Selasa
23 Juni 2026 | 9 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Persoalan Air Bersih, Bung Karna Bangun Sumur Bor untuk Warga Pesisir

PDIP-Jatim-Bung-Karna-Air-Bersih-29112021

SITUBONDO – Penantian panjang warga Dusun Pesisir, Desa Ketah, Kecamatan Suboh untuk mendapatkan fasilitas air bersih akhirnya terjawab. Bupati Situbondo, Karna Suswandi, membangun saluran air berupa sumur bor untuk memudahkan akses warga dalam mendapatkan air bersih.

“Alhamdulillah, sumur bor yang akan menyalurkan bersih untuk warga sudah selesai dan bisa digunakan. Saya minta apa yang sudah dibangun ini bisa dirawat dengan baik, sehingga dapat memberi manfaat dalam rentang waktu yang lama. Ingat, setetes air itu sangat bermanfaat bagi kehidupan,” kata Bupati Karna dalam sambutan peresmian sumur bor dan saluran air untuk warga Dusun Pesisir, Senin (29/11/2021).

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, pembangunan sumur bor ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan layanan terbaik untuk warganya, terlebih dalam pelayanan dasar kepada masyarakat, seperti pembangunan sarana air bersih yang menjadi kebutuhan masyarakat di Desa Ketah.

“Kami telah berkomitmen untuk selalu memberi pelayanan semaksimal mungkin bagi masyarakat Situbondo, meski APBD kita sedang turun akibat Covid-19. Namun, untuk urusan kebutuhan dasar seperti air ini, kami tetap akan penuhi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ketah, Anik Yanuarita, berterima kasih kepada pemerintah daerah karena telah membantu warganya menyediakan sumber air bersih dengan membangun sumur bor.

“Terima kasih Pak Bupati, yang telah peduli kepada warga kami. Air bersih ini menjadi dambaan warga kami selama ini. Alhamdulillah sekarang telah terwujud,” tuturnya.

Senada dengan Kades Anik, salah seorang warga Dusun Pesisir, Sukamto, mengaku senang dan bersyukur karena apa yang menjadi harapan warga pesisir itu untuk memiliki sumber mata air kini sudah tercapai atas kepedulian pemerintah daerah setempat.

Sukamto mengaku, selama ini dirinya beserta warga Dususn Pesisir lainnya, mengambil air bersih untuk kebutuhan memasak dan minum ke wilayah Besuki, yang berjarak sekitar 4 kilometer. Karena air di dusun itu tidak layak untuk dikonsumsi.

“Alhamdulillah, sekarang sudah bisa mengambil air bersih dekat rumah. Terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah peduli kepada kami,” ungkap Sukamto dengan wajah sumringah.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pendaftar SD Sekolah Rakyat Ngawi Baru Tiga Siswa, Pemkab Jajaki Opsi Libatkan Anak Panti Asuhan

NGAWI – Proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ngawi terus berjalan. Hingga Senin ...
KRONIK

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama dengan FK UTM

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ...
KRONIK

Program Selantang Banyuwangi, Ketika Sekolah Tidak Mengenal Batas Usia

BANYUWANGI – Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Banyuwangi terus meningkat, dari 74,13 tahun pada 2024 menjadi 74,43 ...
LEGISLATIF

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PLN transparan menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Kerahkan 31 Armada Tangani Genangan Usai Hujan Deras Dua Hari

Pemkot Surabaya mengerahkan 31 armada untuk menangani genangan akibat hujan deras selama dua hari. Wali Kota Eri ...
EKSEKUTIF

Cegah Pernikahan Dini, Pemkab Lamongan Cermati 1.228 Pengajuan Dispensasi Kawin

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmen nyata dalam menekan angka perkawinan anak di ...