oleh

Armuji Serahkan Santunan untuk Anak Yatim

pdip-jatim-armuji-santuni-anak-yatimSURABAYA – Sebagaimana tahun sebelumnya, DPRD Kota Surabaya kembali mengundang anak-anak yatim untuk berbuka puasa bersama. Acara buka bersama (bukber) di lobi bawah gedung DPRD di Jalan Yos Sudarso ini dihadiri pimpinan dan sejumlah anggota dewan.

Dari unsur pimpinan, tampak hadir Ketua DPRD Surabaya Armuji, serta Wakil Ketua DPRD H Masduki Toha, Darmawan, dan Ratih Retnowati. Sedang anggota dewan yang hadir, hanya Eddi Rachmat, Akhmad Suyanto, Syaiful Aidi, dan Erwin Tjahyuadi.

“Alhamdulillah, kita bisa kembali menggelar buka bersama dengan anak-anak yatim. Sayangnya, acara ini tidak diikuti kesadaran dari teman-teman anggota dewan yang lain,” ujar Armuji, kemarin.

Legislator empat periode ini mengatakan, sebagai wakil rakyat semestinya para anggota dewan memperbanyak kegiatan yang bersifat sosial.

Menurut dia, keberhasilan dirinya dan seluruh anggota DPRD Kota Surabaya, salah satunya tidak lepas dari doa anak yatim piatu. Oleh karena itu, dia sangat menyayangkan banyak anggota dewan yang tidak hadir.

Jumlah anak yatim yang hadir saat ini, tambah Armuji, lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu sekitar 100 anak yatim yang hadir, tahun ini meningkat menjadi 130 anak.

“Dari jumlah anak yatim yang kita undang meningkat. Tapi sekali lagi, saya kecewa dengan minimnya partisipasi anggota dewan dalam meramaikan acara ini,” ucap pria yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

Sebelum buka bersama, Armuji dan pimpinan dewan yang lain menyerahkan tali asih secara simbolis kepada perwakilan anak-anak yatim.

Sebagai pengisi tausiah adalah Ustad Yuzuar Datuk Marajo. Mantan anggota DPRD Surabaya ini menyampaikan tema manfaat memperhatikan dan menyantuni anak yang berstatus yatim, piatu dan yatim piatu.

Ustad Datuk juga menyampaikan soal mulianya mengemban tugas sebagai wakil rakyat. Menurutnya, jika amanah itu dilaksanakan dengan baik, maka akan memberikan kehidupan yang baik pula di dunia maupun di akhirat kelak. (goek)