Rabu
05 Agustus 2026 | 3 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Arjuna PDIP Siap Kawal Realisasi Bantuan Rp50 Ribu untuk Paud/TK Surabaya

PDIP-Jatim-Arjuna-20022026

SURABAYA – Program bantuan Rp50 ribu/bulan untuk tujuh ribu siswa miskin dan pra-miskin jenjang Paud/TK di Surabaya yang tak kunjung terealisasi menjadi perhatian banyak pihak. Tak terkecuali dari Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Krisnayana.

Seperti diketahui, bantuan tersebut sudah ditetapkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp12,7 triliun November 2025 lalu, dan harusnya mulai diberikan Januari 2026. Sayangnya hingga kini penyaluran belum terealisasi.

Melihat hal ini, Arjuna menyayangkan keterlambatan tersebut. Menurutnya, bantuan harus segera disalurkan sesuai jadwal. Terlebih targetnya untuk warga kurang mampu.

“Yang sampai sekarang juga belum ada belum turun bantuannya itu ya itu kita awasi bersama-sama,” ujarnya Arjuna, pada Rabu (18/2/2026).

Untuk itu, ia mendorong penyaluran segera terealisasi. Pengawasan juga akan dilakukan secara mekanisme agar program pendidikan itu betul-betul tepat sasaran.

“Yang paling penting mekanismenya, jadi jangan sampai bantuan tidak tepat sasaran dan tidak bermanfaat dengan baik. Jadi, mekanismenya kita awasi bersama di Dinas Pendidikan,” tutur anggota Fraksi PDI Perjuangan itu.

Hal serupa disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya sekaligus Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi’i. Ia cukup menyayangkan dan berharap bantuan segera terealisasi.

“Itu cukup membantu ya, sayangnya meski sudah APBD diputuskan dan disahkan, ditetapkan 10 November 2025, ternyata sampai hari ini belum jalan ya. Alasannya masih sosialisasi dan pendataan,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati, menyebut, mekanisme penyaluran akan dirumuskan. Ia pun membenarkan adanya keterlambatan. Namun hal karena adanya estafet jabatan sehingga perlu update kevalidan data.

“Saya kan baru masuk di Januari dan saya lakukan update tentunya estafet itu kan harus saya pegang betul supaya semua aman,” sebutnya.

Kini, mekanisme masuk di tahap perumusan. Yang pasti sasarannya adalah sekolah swasta agar semua anak Surabaya mendapat hak pendidikan yang sama tanpa risau memikirkan biaya.

“Bagaimana mekanismenya nanti memberikan beasiswa itu kepada anak atau lembaga ini yang yang saat ini kita rumuskan. Kriterianya kan pasti keluarga tidak mampu, keluarga miskin sama pramiskin,” ucapnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Trauma Healing Jadi Prioritas Penanganan Korban KMP Mutiara Sentosa II

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur minta pemerintah menjadikan trauma healing sebagai prioritas dalam ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Sepakati Anggaran Rp274 M untuk Tambahan Tunjangan Profesi Guru ASN

Komisi E DPRD Jatim memastikan alokasi Rp274 miliar melalui APBD untuk membayar tambahan TPG yang menjadi komponen ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Buka Jalan Talenta Muda Menuju Timnas dan Liga Profesional

Soekarno Cup 2026 diikuti 16 provinsi dengan target melahirkan talenta sepak bola yang mampu menembus klub ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen Jamnas XII: Menyala Pramuka Bangkalan!

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...