Senin
12 Oktober 2026 | 1 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apresiasi Pencairan Bantuan Korban Terorisme, Bambang DH Dorong Pemerintah Tambah Anggaran LPSK

pdip-jatim-bambang-dh-bdh-030221

SURABAYA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Bambang DH menyambut baik cairnya bantuan negara melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pada korban terorisme. Mengingat pentingnya kompensansi tersebut untuk para ahli waris dan korban, Bambang DH mendorong pemerintah menambah anggaran LPSK.

Dikatakannya di antara 14 mitra kerja Komisi III DPR RI, LPSK memperoleh anggaran yang paling kecil. Hal ini terjadi karena para pemangku kebijakan belum mengetahui dan memahami keberadaan LPSK.

Padahal saat ini tugas LPSK bertambah banyak setelah disahkannya Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemberian Kompensasi, Restitusi, dan Bantuan kepada Saksi dan Korban

“Tentunya tugas LPSK bertambah. Jadi idealnya memang harus ada anggaran tambahan agar bisa menjalankan tugas tersebut secara optimal,”kata Bambang DH dikonfirmasi Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, pada Selasa (2/2/2021) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Susilaningtyas bersama Kasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nurturyanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 19 korban bom terorisme  terdahulu, di Hotel Santika, Surabaya.

Secara keseluruh korban yang telah teridentifikasi oleh BNPT sebanyak 1.000 korban, untuk saat ini sudah diberikan kepada 215 korban dengan total kompensasi yang diberikan Rp 3,2 Miliar. Dengan rincian 250 juta untuk korban meninggal dunia, Rp 210 juta untuk korban luka berat, Rp 115 juta untuk korban sedang dan Rp 75 juta untuk luka ringan.

Kebetulan di Jatim ada 19 orang yang belum diberikan kompensasi. Mulai peristiwa JW  Mariot, bom 3 gereja, bom Polrestabes dan bom Bali 1.

Bambang DH dalam kesempatan ini juga menyambut baik bantuan pemerintah daerah Jawa Timur. “Kerjasama semua pihak memang sangat dibutuhkan. Bu Khofifah sangat luar biasa memberikan support penuh kepada para korban. Terimakasih,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah mengatakan Pemprov akan memfasilitasi dengan gratis semua layanan kesehatan yang dibutuhkan korban. Selain layanan kesehatan, Pemprov siap untuk membantu korban jika ingin melakukan penguatan di bidang ekonomi. Pemprov akan memberikan support dan terbuka serta membangun sinergi.

Bambang DH mengajak berbagai pihak secara arif dan bijaksana menggali akar persoalannya. Masalah kemiskinan, ketimpangan sosial, ketidakadilan dan masih banyak lagi. “Ini PR kita semua sebagai bangsa yang bernegara dengan komitmen mewujudkan masyarakat yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tutupnya. (lenteratoday)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...
LEGISLATIF

Wiwin Minta Pemerintah Hitung Pasokan Bahan Baku Sebelum Bangun Pabrik Pakan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mengingatkan pemerintah agar mengkaji kesiapan bahan ...