Minggu
19 April 2026 | 10 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apresiasi Pencairan Bantuan Korban Terorisme, Bambang DH Dorong Pemerintah Tambah Anggaran LPSK

pdip-jatim-bambang-dh-bdh-030221

SURABAYA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Bambang DH menyambut baik cairnya bantuan negara melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pada korban terorisme. Mengingat pentingnya kompensansi tersebut untuk para ahli waris dan korban, Bambang DH mendorong pemerintah menambah anggaran LPSK.

Dikatakannya di antara 14 mitra kerja Komisi III DPR RI, LPSK memperoleh anggaran yang paling kecil. Hal ini terjadi karena para pemangku kebijakan belum mengetahui dan memahami keberadaan LPSK.

Padahal saat ini tugas LPSK bertambah banyak setelah disahkannya Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemberian Kompensasi, Restitusi, dan Bantuan kepada Saksi dan Korban

“Tentunya tugas LPSK bertambah. Jadi idealnya memang harus ada anggaran tambahan agar bisa menjalankan tugas tersebut secara optimal,”kata Bambang DH dikonfirmasi Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, pada Selasa (2/2/2021) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Susilaningtyas bersama Kasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nurturyanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 19 korban bom terorisme  terdahulu, di Hotel Santika, Surabaya.

Secara keseluruh korban yang telah teridentifikasi oleh BNPT sebanyak 1.000 korban, untuk saat ini sudah diberikan kepada 215 korban dengan total kompensasi yang diberikan Rp 3,2 Miliar. Dengan rincian 250 juta untuk korban meninggal dunia, Rp 210 juta untuk korban luka berat, Rp 115 juta untuk korban sedang dan Rp 75 juta untuk luka ringan.

Kebetulan di Jatim ada 19 orang yang belum diberikan kompensasi. Mulai peristiwa JW  Mariot, bom 3 gereja, bom Polrestabes dan bom Bali 1.

Bambang DH dalam kesempatan ini juga menyambut baik bantuan pemerintah daerah Jawa Timur. “Kerjasama semua pihak memang sangat dibutuhkan. Bu Khofifah sangat luar biasa memberikan support penuh kepada para korban. Terimakasih,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah mengatakan Pemprov akan memfasilitasi dengan gratis semua layanan kesehatan yang dibutuhkan korban. Selain layanan kesehatan, Pemprov siap untuk membantu korban jika ingin melakukan penguatan di bidang ekonomi. Pemprov akan memberikan support dan terbuka serta membangun sinergi.

Bambang DH mengajak berbagai pihak secara arif dan bijaksana menggali akar persoalannya. Masalah kemiskinan, ketimpangan sosial, ketidakadilan dan masih banyak lagi. “Ini PR kita semua sebagai bangsa yang bernegara dengan komitmen mewujudkan masyarakat yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tutupnya. (lenteratoday)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...