Rabu
17 Juni 2026 | 1 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apresiasi Kejujuran, Mas Dhito Bangun Rumah Driver Ojol

pdip-jatim-231104-ojol-kediri-1

KEDIRI – Rumah Anggit Setiawan, 34, driver ojek online (ojol) asal Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri dibangun Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito itu membangunkan rumah Anggit sebagai bentuk apresiasi atas kejujuran yang dilakukan. Kejujuran Anggit dinilai patut dijadikan sebagai contoh bagi warga lain.

Rumah yang ditempati Anggit beserta istri dan kedua anaknya semula berdinding papan. Rumah itu kini telah dibongkar dan tengah proses pembangunan.

“Terima kasih banyak Mas Dhito, telah merealisasikan membangunkan rumah saya,” ucap Anggit ditemui di rumahnya, Sabtu (4/11/2023).

Rumah Anggit dibangun permanen dengan struktur dinding dari batako. Rumah itu dibangun dengan ukuran 5×12 meter. Setidaknya sudah satu pekan proses pembangunan rumah itu berjalan.

Rumah Anggit dalam proses pembangunan

Driver ojol ini tak henti-hentinya mengucap syukur. Kisah yang mengubah nasibnya itu berawal ketika dirinya mengembalikan dompet berisi uang jutaan rupiah yang dia temukan di jalan kepada pemiliknya.

Kejadian itu terjadi pada Jumat, 14 Juli 2023 silam. Dengan kehidupannya yang tergolong pas-pasan, keikhlasannya mengembalikan dompet yang bukan miliknya itu pun mengundang simpati.

Kisah driver ojol itu pun terdengar sampai ke telinga bupati. Selang beberapa hari kemudian, driver ojol itu diundang ke Kantor Pemkab Kediri.

Setelah mendengar cerita itu secara langsung, Mas Dhito memuji sikap warganya itu. Sebagai bentuk apresiasi bupati muda ini lantas memberikan bantuan yang dibutuhkan Anggit.

Selain membangunkan rumahnya yang kurang layak huni, Mas Dhito juga menjanjikan untuk mencarikan pekerjaan tetap sebagaimana harapan Anggit. Melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Anggit dicarikan pekerjaan dalam pengelolaan Stadion Canda Bhirawa Pare.

Rumah Anggit saat belum dibangun.

Dengan pekerjaan yang didapatkan, Anggit merasa sangat bersyukur. “Alhamdulilah saat ini sudah mendapat pekerjaan tetap,” ungkapnya.

Kebahagiaan yang didapatkan Anggit itu juga dirasakan orang tuanya. Sutik, ibunya mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan Bupati Kediri kepada anaknya.

“Sangat senang dan bersyukur, terima kasih Mas Dhito membantu Anggit. Mudah-mudahan Mas Dhito selalu sehat,” ucap ibu Anggit.

Dengan pekerjaan yang kini telah didapatkan, Mas Dhito berharap Anggit mendapat penghasilan tetap setiap bulan yang dapat mengangkat kesejahteraan keluarganya.

Dari kisah ini, kader PDI Perjuangan tersebut mengajak seluruh jajaran di Pemerintahan Kabupaten Kediri dan semua warganya supaya tetap menjaga budaya kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC Nguntoronadi Bersih-bersih Situs Dewi Sri

MAGETAN – Langkah kaki sejumlah pengurus dan kader Pengurus Anak Cabang (PAC) serta Ranting Nguntoronadi tampak ...
LEGISLATIF

DPRD Ngawi Terima Kunjungan Pelajar, Kenalkan Politik Sejak Dini

NGAWI – DPRD Kabupaten Ngawi menerima kunjungan edukasi dari puluhan siswa SMAN 1 Ngawi di ruang aula DPRD Ngawi, ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Soroti Penurunan Anggaran BPBD di Tengah Ancaman El Nino

Anggota Komisi D DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho menyoroti turunnya anggaran BPBD Jember tahun 2026 di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Ruwat Agung Soekarno di Kediri, Momentum Bangkitkan Jati Diri Bangsa dari Situs Bersejarah Ndalem Pojok

Ruwat Agung Soekarno digelar di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok, Kabupaten Kediri. Kegiatan budaya ini menjadi ...
KABAR CABANG

Usung Spirit Jas Merah, PAC Karangrejo Magetan Bersih-bersih Punden

MAGETAN — Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, menggelar aksi kerja ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Blitar, Budaya Jadi Jembatan Menanamkan Nilai Pancasila

Ribuan warga memadati Alun-Alun Kanigoro dalam peringatan Bulan Bung Karno yang menghadirkan wayang kulit, macapat, ...