Selasa
15 September 2026 | 12 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apresiasi Kejujuran, Mas Dhito Bangun Rumah Driver Ojol

pdip-jatim-231104-ojol-kediri-1

KEDIRI – Rumah Anggit Setiawan, 34, driver ojek online (ojol) asal Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri dibangun Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito itu membangunkan rumah Anggit sebagai bentuk apresiasi atas kejujuran yang dilakukan. Kejujuran Anggit dinilai patut dijadikan sebagai contoh bagi warga lain.

Rumah yang ditempati Anggit beserta istri dan kedua anaknya semula berdinding papan. Rumah itu kini telah dibongkar dan tengah proses pembangunan.

“Terima kasih banyak Mas Dhito, telah merealisasikan membangunkan rumah saya,” ucap Anggit ditemui di rumahnya, Sabtu (4/11/2023).

Rumah Anggit dibangun permanen dengan struktur dinding dari batako. Rumah itu dibangun dengan ukuran 5×12 meter. Setidaknya sudah satu pekan proses pembangunan rumah itu berjalan.

Rumah Anggit dalam proses pembangunan

Driver ojol ini tak henti-hentinya mengucap syukur. Kisah yang mengubah nasibnya itu berawal ketika dirinya mengembalikan dompet berisi uang jutaan rupiah yang dia temukan di jalan kepada pemiliknya.

Kejadian itu terjadi pada Jumat, 14 Juli 2023 silam. Dengan kehidupannya yang tergolong pas-pasan, keikhlasannya mengembalikan dompet yang bukan miliknya itu pun mengundang simpati.

Kisah driver ojol itu pun terdengar sampai ke telinga bupati. Selang beberapa hari kemudian, driver ojol itu diundang ke Kantor Pemkab Kediri.

Setelah mendengar cerita itu secara langsung, Mas Dhito memuji sikap warganya itu. Sebagai bentuk apresiasi bupati muda ini lantas memberikan bantuan yang dibutuhkan Anggit.

Selain membangunkan rumahnya yang kurang layak huni, Mas Dhito juga menjanjikan untuk mencarikan pekerjaan tetap sebagaimana harapan Anggit. Melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Anggit dicarikan pekerjaan dalam pengelolaan Stadion Canda Bhirawa Pare.

Rumah Anggit saat belum dibangun.

Dengan pekerjaan yang didapatkan, Anggit merasa sangat bersyukur. “Alhamdulilah saat ini sudah mendapat pekerjaan tetap,” ungkapnya.

Kebahagiaan yang didapatkan Anggit itu juga dirasakan orang tuanya. Sutik, ibunya mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan Bupati Kediri kepada anaknya.

“Sangat senang dan bersyukur, terima kasih Mas Dhito membantu Anggit. Mudah-mudahan Mas Dhito selalu sehat,” ucap ibu Anggit.

Dengan pekerjaan yang kini telah didapatkan, Mas Dhito berharap Anggit mendapat penghasilan tetap setiap bulan yang dapat mengangkat kesejahteraan keluarganya.

Dari kisah ini, kader PDI Perjuangan tersebut mengajak seluruh jajaran di Pemerintahan Kabupaten Kediri dan semua warganya supaya tetap menjaga budaya kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...