Kamis
24 September 2026 | 3 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apresiasi Kejujuran, Mas Dhito Bangun Rumah Driver Ojol

pdip-jatim-231104-ojol-kediri-1

KEDIRI – Rumah Anggit Setiawan, 34, driver ojek online (ojol) asal Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri dibangun Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito itu membangunkan rumah Anggit sebagai bentuk apresiasi atas kejujuran yang dilakukan. Kejujuran Anggit dinilai patut dijadikan sebagai contoh bagi warga lain.

Rumah yang ditempati Anggit beserta istri dan kedua anaknya semula berdinding papan. Rumah itu kini telah dibongkar dan tengah proses pembangunan.

“Terima kasih banyak Mas Dhito, telah merealisasikan membangunkan rumah saya,” ucap Anggit ditemui di rumahnya, Sabtu (4/11/2023).

Rumah Anggit dibangun permanen dengan struktur dinding dari batako. Rumah itu dibangun dengan ukuran 5×12 meter. Setidaknya sudah satu pekan proses pembangunan rumah itu berjalan.

Rumah Anggit dalam proses pembangunan

Driver ojol ini tak henti-hentinya mengucap syukur. Kisah yang mengubah nasibnya itu berawal ketika dirinya mengembalikan dompet berisi uang jutaan rupiah yang dia temukan di jalan kepada pemiliknya.

Kejadian itu terjadi pada Jumat, 14 Juli 2023 silam. Dengan kehidupannya yang tergolong pas-pasan, keikhlasannya mengembalikan dompet yang bukan miliknya itu pun mengundang simpati.

Kisah driver ojol itu pun terdengar sampai ke telinga bupati. Selang beberapa hari kemudian, driver ojol itu diundang ke Kantor Pemkab Kediri.

Setelah mendengar cerita itu secara langsung, Mas Dhito memuji sikap warganya itu. Sebagai bentuk apresiasi bupati muda ini lantas memberikan bantuan yang dibutuhkan Anggit.

Selain membangunkan rumahnya yang kurang layak huni, Mas Dhito juga menjanjikan untuk mencarikan pekerjaan tetap sebagaimana harapan Anggit. Melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Anggit dicarikan pekerjaan dalam pengelolaan Stadion Canda Bhirawa Pare.

Rumah Anggit saat belum dibangun.

Dengan pekerjaan yang didapatkan, Anggit merasa sangat bersyukur. “Alhamdulilah saat ini sudah mendapat pekerjaan tetap,” ungkapnya.

Kebahagiaan yang didapatkan Anggit itu juga dirasakan orang tuanya. Sutik, ibunya mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan Bupati Kediri kepada anaknya.

“Sangat senang dan bersyukur, terima kasih Mas Dhito membantu Anggit. Mudah-mudahan Mas Dhito selalu sehat,” ucap ibu Anggit.

Dengan pekerjaan yang kini telah didapatkan, Mas Dhito berharap Anggit mendapat penghasilan tetap setiap bulan yang dapat mengangkat kesejahteraan keluarganya.

Dari kisah ini, kader PDI Perjuangan tersebut mengajak seluruh jajaran di Pemerintahan Kabupaten Kediri dan semua warganya supaya tetap menjaga budaya kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...