BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso memberikan hadiah uang pembinaan kepada atlet dari Kota Blitar yang telah berhasil mencetak prestasi dalam PON XX Papua 2021.
Pemberian reward itu dilakukan secara simbolis kepada beberapa atlet PON saat Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-93 di halaman kantor Walikota Blitar, Kamis (28/10/2021).
“Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-93, Pemerintah Kota Blitar memberikan apresiasi kepada para atlet,” kata Santoso.
“Apresiasi yang kita berikan melalui pemberian hadiah berupa uang pembinaan dan juga trophy. Dan ini menjadi prestasi yang luar biasa karena melalui merekalah Kota Blitar berhasil menyumbangkan 7 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu,” imbuh dia.
Kader Banteng ini mengatakan, bagi atlet peraih medali emas, pihaknya memberikan uang pembinaan senilai Rp. 25 juta. Sedangkan peraih medali perak Rp. 17,5 juta dan peraih medali perunggu Rp 10 juta.
Dia berharap hadiah dari Pemerintah Kota ini bisa memotivasi para atlet diajang bergengsi lainnya. Pihaknya juga memastikan bakal terus mendukung dan memfasilitasi seluruh potensi atlet dan masyarakat Kota Blitar.
“Kita akan terus dukung dan memberikan fasilitasi terhadap masyarakat yang ingin membawa nama harum Kota Blitar. Baik di tingkat lokal, nasional ataupun bahkan sampai internasional nanti,” ujar dia.
Tidak hanya atlet PON saja yang mendapat hadiah dari Pemerintah Kota Blitar, namun juga ada atlet Pekan Paralimpik Jatim 2021.

Sementara itu, saat memimpin upacara Hari Sumpah Pemuda, Santoso minta generasi muda harus bisa meneruskan semangat para pendahulunya yang mencentuskan Sumpah Pemuda 1928. Menurutnya semangat dan tekad pemuda saat itu, bisa diteruskan di era sekarang.
“Dengan momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, saya barharap pemuda pemudi Kota Blitar Lebih bisa berinovasi, kreatif, mandiri, inspiratif dan unggul untuk menjawab segala tantangan di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya.
Dia menambahkan, pemuda harus bisa berinovasi, kreatif, mandiri, inspiratif dan unggul untuk menjawab segala tantangan ditengah pandemi Covid-19.
Selain itu, pemuda saat ini bisa menjadi pahlawan untuk dirinya sendiri dan orang lain, dengan patuh prokes Covid-19. Hal ini sesuai dengan tema Sumpah Pemuda tahun ini, yaitu Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh.
Dalam momentum ini, dia juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan di Kota Blitar kompak menyumbangkan pemikirannya untuk mendukung pembangunan daerah. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











