BLITAR – Dalam rangka Slamatan Akbar Haul Bung Karno ke-55 yang digelar pada Jumat (20/6/2025) malam, Polres Blitar Kota bersama sejumlah instansi terkait telah menyiapkan skema pengamanan terpadu.
Acara itu dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai, dengan sejumlah titik pengamanan strategis disiapkan di sepanjang jalur utama prosesi haul.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Blitar Kota, Kompol Agus Tri, menyatakan bahwa pengamanan dilakukan secara kolaboratif bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta organisasi kemasyarakatan dan relawan lainnya.
“Untuk pengamanan Haul Bung Karno ke-55, kita melibatkan seluruh unsur. Mulai dari TNI, Satpol PP, Dishub, ORARI, RAPI, hingga Banser. Semua elemen kami libatkan demi memastikan kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan penuh kekompakan,” ujar Kompol Agus Tri saat dikonfirmasi.
Panggung utama Haul dipusatkan di Simpang Empat Puyung, yang menjadi pusat perhatian utama. Selain itu, jalur-jalur protokol seperti Jalan Ir. Soekarno hingga kawasan Makam Bung Karno (MBK) akan menjadi fokus penjagaan.
Penutupan jalan juga akan diberlakukan secara selektif di beberapa simpang padat, seperti Simpang WR Supratman hingga pertigaan Kelurahan Sentul.
“Di titik-titik persimpangan seperti Jalan Panglima Sudirman hingga Jalan Sultan Agung menuju Istana Gebang, pengamanan akan dilakukan secara melekat. Kami juga melakukan penutupan dan sterilisasi area untuk memprioritaskan jalannya acara,” tambahnya.
Dia menyebut ada sebanyak 150 personel gabungan diturunkan dalam kegiatan ini. Rinciannya, Polres Blitar Kota mengerahkan 70 personel, TNI sekitar 40 anggota, dan sisanya berasal dari Banser serta relawan lainnya.
“Kami tidak hanya mengandalkan jumlah, tetapi juga memperkuat koordinasi dan komunikasi antar-pihak agar tidak terjadi miskomunikasi di lapangan,” ungkap Agus Tri lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang akan menghadiri haul untuk tertib dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.
Pengunjung diminta untuk menggunakan jalur yang sudah disediakan serta menghindari parkir di area terlarang yang dapat mengganggu arus lalu lintas.
“Acara ini bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap Presiden Pertama Republik Indonesia. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat bisa ikut menjaga suasana agar tetap kondusif,” tutup Kompol Agus Tri.
Sebagai informasi, untuk kantong parkir, Pemkot Blitar telah menyiapkan beberapa tempat, di antaranya, PIPP, Jln Sidanco Supriadi, Jl Diponegoro, Jl Kartini dan Jl Sultan Agung.
Sedangkan lokasi jalan yang ditutup total meliputi sepanjang jalan Ir Soekarno. Adapun penutupan arus dilakukan pada pukul 12 WIB-24 WIB. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











