Rabu
12 Agustus 2026 | 11 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Dini Kasus yang Menimpa Pelajar, Pemkab Trenggalek Luncurkan Program Ini

pdip-jatim-220804-novita-han-4

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek meluncurkan program layanan dan kepedulian terhadap anak didik, yang disingkat Layangan Adik. Program itu diluncurkan dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN), di Pasar Pon Trenggalek, Rabu (3/8/2022).

Program ini dibuat untuk mengantisipasi dan menangani secara dini kasus-kasus perundungan, kekerasan seksual dan verbal pada anak. Utamanya kasus-kasus yang menimpa anak-anak sekolah.

Lewat program itu, anak yang mengalami perundungan bisa menyampaikan secara langsung ke instansi terkait. Laporan itu akan menjadi prioritas penanganan oleh lintas pihak.

Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kabupaten Trenggalek Novita Hardini mengatakan, setiap anak harus dilindungi dan dijaga dari potensi dan ancaman kekerasan.

“Termasuk menjaga dari ancaman perundungan di sekolah, maupun persoalan kesehatan mental anak,” kata Novita saat menghadiri acara peringatan HAN di Pasar Pon.

Untuk itu, momentum peringatan Hari Anak Nasional ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak, khususnya orangtua. Banyak informasi parenting yang disampaikan langsung dalam kegiatan tersebut, sehingga dapat membuka wawasan bagi mereka.

“Apalagi pembicara dalam kegiatan ini ada psikolog anak, kemudian kepala dinas pendidikan tadi juga menyinggung mengenai pencipta sidik jari, di mana anak terlahir tidak ada yang bodoh. Mereka mempunyai potensi kecerdasannya masing-masing,” tutur istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ini.

Menurutnya, hal ini harus disosialisasikan kepada para orangtua, sehingga tidak ada lagi ekspektasi yang merusak kesehatan mental anak.

Para orangtua juga harus memberikan kebaikan dan cinta, supaya anak itu resiliensi dan mampu melindungi dirinya sendiri dari segala bentuk kekerasan yang mungkin akan diterima ketika sudah mulai dewasa nanti.

“Anak merupakan sumberdaya bagi pembangunan yang akan datang, sehingga tumbuh kembangnya perlu kita kawal dengan optimal,” tegasnya.

Kegiatan seremonial HAN di Trenggalek digelar di area tengah Pasar Pon. Kegiatan ini sekaligus menyemarakkan aktivitas di dalam tempat jual-beli itu.

Selain itu, peringatan HAN juga diisi dengan berbagai lomba diikuti anak-anak berbagai tingkat usia. Ada juga pameran usaha mikro kecil menengah (UMKM) hasil karya sekolah dan kelompok PKK di tiap kecamatan. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...