Jumat
02 Oktober 2026 | 8 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anggota Satgas Kota Probolinggo Eddy Murphy Berpulang, Mengabdi Sejak Banteng Segi Lima

pdip-jatim-dpc-kota-probolinggo-260122-RIP-1

KOTA PROBOLINGGO – Kabar duka datang dari keluarga besar PDI Perjuangan Kota Probolinggo. Eddy Murphy, anggota Satuan Tugas (satgas) Cakra Buana DPC berpulang kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Eddy meninggal pada Selasa (25/1/2022) sore lantaran sakit yang ia alami sekian waktu. Almarhum meninggal pada usia 55 tahun. Jenazah dimakamkan di tempat pemakaman umum tak jauh dari tempat tinggalnya di Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Rabu (26/1/2022).

Menggunakan ambulans Baguna, jenazah almarhum diantar langsung ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan. Ketua DPC Haris Nasution turut mengantarkan langsung jenazah Eddy ke tempat peristirahatan terakhir.

“Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun, kami atas nama PDI Perjuangan berdukacita atas berpulangnya Satgas Eddy Murphy. Almarhum adalah sosok yang penuh dengan dedikasi yang tinggi, militansinya tidak perlu diragukan lagi,” ucap Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo itu.

Nasution berharap, Almarhum husnul khotimah dan mendapatkan tempat mulia di sisi Allah. Pihaknya pun mengimbau para kader untuk ikut mendoakan yang terbaik bagi Almarhum.

“InsyaAllah husnul khotimah, mohon do’a nya agar kader PDI Perjuangan juga ikut mendoakan. Beliau sosok yang gigih yang tulus dalam berjuang baik bagi Bangsa dan PDI Perjuangan,”harapnya.

Di kalangan keluarga besar PDI Perjuangan, sosok almarhum cukup dikenal. Di kandang Banteng, Eddy bergabung sejak era Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dengan logo kepala banteng di dalam segi lima.

Pengabdiannya diteruskan hingga transformasi PDI menjadi PDI Perjuangan dengan logo kepala banteng moncong putih di dalam lingkaran, hingga nafas terakhirnya.

Sejumlah pengurus DPC juga turut hadir dan mengantar proses pemakaman almarhum. Salah satunya Supriyanto yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan. Sebagai tetangga dekat, Supriyanto merasa kehilangan.

“Almarhum sosok yang militan, terus terang puluhan tahun menjadi Satgas tidak mudah. Loyalitasnya patut kita ikuti dan apresiasi,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Baguna PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Sentot Abdul Rahman, pihaknya sering mengantarkan Almarhum ke rumah sakit. Sebab, Eddy sakit komplikasi yang membuatnya harus bolak-balik cuci darah.

“Meski sakit, semangatnya tetap tinggi. Saya kebetulan rutin mengantarkan ke rumah sakit untuk cuci darah maupun perawatan,” ucap Sentot.

Ia pun berharap dedikasi Eddy bisa ia contoh, termasuk oleh kader yang lain. “Selamat jalan Eddy, kami semua kehilangan sekaligus bangga akan perjuanganmu,” tutup Sentot. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi III DPRD Kabupaten Malang Segera Sidak Irigasi Sumberawan 1, Tunggu Berkas Lengkap

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang akan turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Saluran ...
LEGISLATIF

46 Perusahaan di Kabupaten Malang Lakukan PHK, Dewanti Minta Pengawasan Diperketat

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko meminta pengawasan ketenagakerjaan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Standar Kamar Mandi SD-SMP Negeri Surabaya Ditingkatkan Signifikan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta standar fasilitas kamar mandi di seluruh SD Negeri dan SMP Negeri ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Serap Keluhan Kades Blitar, Soroti Dampak Pemotongan Dana Desa 70 Persen

BLITAR – Persoalan fiskal menjadi salah satu keluhan utama yang disampaikan para kepala desa kepada Anggota Komisi ...
LEGISLATIF

Perda Pilkades Trenggalek Disahkan, Doding Rahmadi Ajak Warga Kawal Pelaksanaannya

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek mengesahkan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Soroti Ruang Fiskal Jember, Minta Anggaran Tak Berhenti di atas Kertas

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghitung ulang ruang ...