Minggu
21 Juni 2026 | 2 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas Kenalkan Seni Budaya Banyuwangi kepada Anak Muda 35 Negara

pdip-jatim-anas-pemuda-35-negara

BANYUWANGI – Sebanyak 250 anak muda dari 35 negara menghadiri Youth Involvement Forum (YIF) di Banyuwangi. Selama 3 hari mulai 24 November, mereka berdiskusi sekaligus mengenali khazanah seni-budaya daerah di ujung timur Pulau Jawa itu.

“Selamat datang di Banyuwangi. Semoga mengesankan. Kita bisa saling diskusi soal pengembangan kebudayaan, bagaimana menjadikan diplomasi kebudayaan sebagai sarana untuk mewujudkan kesepahaman global, dunia yang lebih damai dengan segala perbedaannya,” kata Anas, Jumat (24/11/2017) malam.

Peserta YIF ini sendiri terdiri atas 100 mahasiswa dalam dan luar negeri, 50 pengusaha muda, serta pelajar dan guru vokasi se-Indonesia.

Anas memaparkan sejumlah kreativitas warga Banyuwangi, yang salah satunya terangkum dalam even Banyuwangi Festival. Festival ini, sebutnya, juga sebagai cara Pemkab Banyuwangi untuk menumbuhkan semangat gotong royong warga.

“Jadi bukan semata-mata pariwisata. Dari ajang ini, kreativitas rakyat tumbuh, kerukunan tercipta, seni-budaya semarak, sekaligus ekonomi bergerak,” jelas Anas.

Bupati yang berusia 44 tahun ini pun bersemangat memperkenalkan sejumlah potensi dan seni-budaya Banyuwangi. Anas juga menekankan pentingnya peran kaum muda dalam pengembangan seni-budaya.

“Anak muda harus terjun mengembangkan seni-budaya. Dulu jumlah anak muda yang memahami Tari Gandrung Banyuwangi mungkin tak banyak, tapi sekarang sangat besar karena kita memperkenalkannya dengan gembira lewat balutan festival,” ujar pria yang juga Calon Wakil Gubernur Jawa Timur ini.

Forum yang diinisiasi Indonesia Youth Forum ini menjadi salah satu bagian penting upaya memperkuat daya saing anak muda Indonesia.

“Era informasi menuntut SDM yang kreatif, inovatif dan berdaya saing. Banyuwangi kenapa kami pilih sebagai lokasi pertemuan global ini karena kami nilai sebagai daerah yang konsisten mengembangkan budaya dan ekonomi kreatif berbasis rakyat. Sehingga peserta bisa belajar banyak dari sini,” jelas Abdul Idris, pendiri Indonesia Youth Forum.

Para peserta tampak terkesan dengan Banyuwangi. Seperti yang diungkapkan Roman Paviliux asal Ukraina. “Seni-budaya di sini berkembang bagus, kita bisa menggali banyak hal. Cocok juga sebagai destinasi wisata,” ujarnya.

Peserta lainnya, Nana Fulila asal China mengungkapkan kekagumannya atas beragam kreativitas orang Banyuwangi. “Orang Banyuwangi kreatif. Mereka harus mempertahankan tradisi seni-budaya yang kuat semacam ini. Ini menunjukkan karakter kalian,” jelas Nana.

Selama di Banyuwangi, para peserta akan mengikuti forum seminar dan dilibatkan dalam focus group discussion (FGD) tentang beragam pengembangan SDM kaum muda.

Selain itu, mereka juga akan dikenalkan beragam destinasi wisata serta mengenal kehidupan pesantren. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Dorong Tarif Cukai Afirmatif untuk Pabrikan Rokok Golongan III

Anggota Komisi XI sekaligus Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendorong kebijakan afirmatif tarif cukai bagi ...
KABAR CABANG

Haul ke-56 Bung Karno, PDI Perjuangan Tulungagung Gelar Sarasehan dan Doa Bersama

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar Sarasehan dan Doa Bersama di Aula Kantor DPC ...
LEGISLATIF

Romy Soekarno Salurkan 2.500 Beasiswa PIP untuk Siswa di Blitar Raya

Anggota DPR RI Romy Soekarno menyalurkan 2.500 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi bagi siswa di ...
KRONIK

Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep, Tampilkan Tari Sintong, Keris hingga Migas

SUMENEP – Logo Hari Jadi ke-758 Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi identitas visual perayaan, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Dari Jombang ke Pusara Sang Proklamator, Perjalanan Ratusan Kader Banteng Menjaga Api Perjuangan Bung Karno

Ratusan kader PDI Perjuangan Jombang menempuh perjalanan ke Makam Bung Karno di Blitar. Ziarah kebangsaan ini ...
KABAR CABANG

18 PAC Se-Sidoarjo Serempak Doa Bersama Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Libatkan Kiai Kampung Hingga Santunan Anak Yatim

SIDOARJO – Memperingati lima puluh enam tahun wafatnya Sukarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, ...