Sabtu
24 Oktober 2026 | 6 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Amithya: DPRD Kota Malang Bakal Pelototi Implementasi Koperasi Merah Putih

pdip jatim 250708 mia Amithya

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menegaskan komitmennya untuk mengawasi pelaksanaan program Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Malang. Ini untuk memastikan marwah koperasi sebagai soko guru perekonomian rakyat tetap terjaga.

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, Koperasi Merah Putih harus memberi dampak langsung terhadap warga, terutama bagi penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan. Pada prinsipnya, sebut dia, KMP punya potensi besar untuk itu.

Meski begitu, sambung Mia, sapaan akrabnya, dalam tataran pelaksanaannya harus berlandaskan pada petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Kalau memang dilaksanakan sesuai juknis, saya rasa ini program yang sangat baik. Karena memang dibolehkan menggunakan koperasi eksisting, bisa juga menghidupkan koperasi yang lemah atau bahkan membentuk koperasi baru,” kata Mia, Selasa (8/7/2025).

Dia mencontohkan implementasi KMP di salah satu kelurahan yang menggunakan koperasi eksisting, yakni di Kelurahan Bumiayu. Menurutnya, langkah tersebut dapat lebih efektif karena koperasi yang digunakan sudah berjalan dan memiliki sistem permodalan yang sudah mapan.

Hanya saja kondisi di masing-masing wilayah berbeda. Tidak semua wilayah, kata dia, memiliki koperasi aktif.

Ini tentunya menjadi tugas pengurus KMP di masing-masing kelurahan untuk memetakan potensi lokal untuk diangkat melalui KMP.

”Kami pastikan kepada pengurus harus menguatkan karakteristik dari masing-masing wilayah. Dalam juknisnya itu sudah ada beberapa unit usaha yang bisa disesuaikan dengan potensi masing-masing kelurahan,” kata Mia.

Sebagai contoh di Kelurahan Sanan yang terkenal dengan produksi keripik tempe, harusnya KMP di sana juga tetap berpedoman terhadap potensi yang sudah ada. Tidak justru menimbulkan tumpang tindih dengan koperasi atau pelaku usaha yang sudah ada.

“Di Sanan itu potensinya sudah jelas, tempe. Tapi saya yakin masih banyak pelaku usaha tempe yang belum tersentuh pembinaan atau pendanaan. Nah, KMP ini harus bisa mengisi celah itu, bukan sekadar hadir saja,” tuturnya.

Di sisi lain, soal isu KMP yang hanya menjadi proyek politis pasca Pilpres, Mia mengajak seluruh masyarakat untuk berfokus pada optimalisasi koperasi untuk kesejahteraan rakyat itu sendiri.

Di sisi lain, Mia juga menanggapi isu yang menyebutkan program KMP menjadi bagian dari proyek politik pasca Pilkada.

Di mana penunjukan pengurusnya sarat kepentingan. Dalam hal ini, Mia mengaku memilih untuk fokus pada hasil kerja koperasi tersebut.

Mia memastikan, seluruh pengurus KMP akan mendapat peningkatan kapasitasnagar dapat menjalankan koperasi sesuai dengan koridor yang telah ditetapkan. Menurutnya, pelatihan tetap diberikan meski pengurus telah memiliki dasar-dasar koperasi sebelumnya.

“Tentunya, kami akan pantau terus. Program ini tidak bisa kami lepas begitu saja. Harus benar-benar ada dampak dan manfaat untuk masyarakat,” tutup Mia. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...