Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Amankan Hasil Suara Pilgub DKI, PDIP Siapkan 30.000 Saksi

pdip-jatim-djarot-pelatihan-saksi-pilkada-dki

pdip-jatim-djarot-pelatihan-saksi-pilkada-dkiBOGOR – Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPP PDI Perjuangan menggelar pelatihan training of trainer (TOT) saksi pemilu, untuk menghadapi Pilkada DKI Jakarta 2017.

TOT saksi pemilu nasional di di Hotel Grand Cempaka, kawasan Puncak, Jawa Barat itu digelar selama tiga hari dimulai sejak Jumat (7/10/2016).

Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pelatihan saksi ini untuk mengamankan hasil suara pasangan yang diusung PDIP di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Selain itu, untuk serta menggerakkan warga agar memilih berjalan bersama PDI Perjuangan dalam Pilkada DKI. “Kami akan menyiapkan sebanyak 30.000 saksi untuk DKI Jakarta,” kata Djarot.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 180 kader PDI Perjuangan dilatih menjadi pelatih saksi. Nantinya, mereka akan terjun ke lapangan untuk merekrut dan melatih para calon saksi pemilu lainnya di enam wilayah DKI Jakarta.

Mantan Wali Kota Blitar dua perode ini mengungkapkan, BSPN PDIP melakukan pelatihan untuk calon pelatih saksi yang tidak hanya mendatangkan kader partai dari Jakarta, tetapi juga kader yang berasal dari luar Jakarta.

Nantinya, mereka akan pulang ke wilayah masing-masing untuk mengadakan pelatihan saksi pemilu di lingkungan dan daerahnya masing-masing.

“Jadi kita lakukan pelatihannya secara berjenjang. Ini merupakan budaya PDIP sejak lama,” ujar politisi yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sementara, Kepala BSPN pusat, Arif Wibowo mengatakan, materi pelatihan yang diberikan kepada saksi menyangkut  keterampilan menjadi saksi yang mampu menjalankan fungsi pengawasan di tempat pemungutan suara (TPS).

“Mereka dilatih untuk jenjang pungutan suara dan rekapitulasi suara. Dengan demikian berbasis TPS, saksi partai yang nanti bertugas di setiap TPS, koordinator TPS, semuanya mendapatkan pelatihan,” jelas Arif.

Tidak hanya bersifat teori, menurutnya, pelatih saksi juga dibekali keterampilan seperti mengisi rekap mulai C1 sampai dengan formulir D ditingkat provinsi.

“Kompleksitas pemilu kita luar biasa, tidak saja pengetahuan, keterampilan yang memadai juga untuk bisa mengontrol,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dari dapil 4 Jawa Timur itu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...