Minggu
06 September 2026 | 2 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Alasan Megawati Memilih Jokowi sebagai Capres

Jokowi saat di Rakernas Sby

Jokowi saat di Rakernas SbyKETUA Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan, Joko Widodo atau Jokowi tidak hanya populer, tapi pekerja, tulus, memiliki komitmen, dan kepribadiannya sederhana. Itulah yang jadi alasan mengapa kader PDI Perjuangan yang kini Gubernur DKI Jakarta itu mendapat mandat sebagai calon presiden.

Menurut Mega, Jokowi tipikal pekerja keras yang bekerja dengan tulus untuk membangun masyarakat dan daerahnya. Jokowi juga berkepribadian sederhana dan perilakunya apa adanya.

“Dengan kondisinya, Jokowi menjadi contoh di berbagai daerah di Indonesia. Kalau kemudian Jokowi populer, bukan karena pencitraan untuk mencari popularitas, tapi memang sudah karakter dan kepribadiannya seperti itu,” kata Megawati, saat berorasi pada kampanye terbuka di Lapangan Kopral I Wayan Surem di Badung, Bali, Sabtu (22/03/2014).

Megawati mengaku sudah lama mengamati Jokowi dan gaya kepemimpinannya sejak masih menjadi Wali Kota Solo. Itulah yang kemudian yang dilakukan Megawati mendorong Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Gaya Jokowi saat memimpin Jakarta pun diamati Mega.

Presiden ke-5 RI ini menjelaskan, Indonesia kaya sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sehingga jika dikelola dengan baik, akan menjadi Indonesia hebat, yakni negara yang diperhitungkan di dunia.

Menurut dia, menjadi pemimpin Indonesia tidaklah mudah, karena tidak bisa dengan cara curang. “Pemimpin bukan sekadar presiden, tapi tokoh yang memiliki mata hati, mengayomi, adil, dan jujur. Itu figur yang saya cari,” tegas Mega.

Seorang pemimpin, tambah Mega, juga harus memiliki komitmen dan kepedulian mensejahterakan rakyat. Dia mengakui sudah menginventarisir beberapa nama untuk diusung sebagai calon presiden, namun tidak ada yang cocok karena ada saja kelemahannya, sampai akhirnya muncullah “si kerempeng” Jokowi.

“Tapi walaupun kerempeng dia sesungguhnya bertenaga banteng. Dia adalah Jokowi,” kata Megawati. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...