Selasa
29 September 2026 | 2 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahok Berharap Dukungan PDIP di Pilkada DKI

pdip-jatim-mega-salam-ahok

pdip-jatim-mega-salam-ahokJAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah diterima Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Megawati menerima kunjungan Ahok, bersama jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan di kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/8/2016).

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, saat menerima Ahok, Megawati dan pengurus DPP memakai seragam resmi partai. Hal itu sebagai wujud formalitas dan resminya pertemuan itu.

“Pak Ahok kami terima sebagai bakal calon gubernur,” jelas Hasto, Kamis (18/8/2016).

Pada pertemuan itu, ungkap Hasto, Ahok secara terbuka menyatakan niat dan ketegasannya menempuh jalur kepartaian di Pilgub DKI Jakarta. Selain itu, secara terbuka Ahok menyatakan keinginannya didukung PDI Perjuangan di Pilkada DKI 2017.

Pihaknya tidak serta-merta bisa mengumumkan, apakah akan mengusung Ahok di Pilgub DKI. Juga apakan nantinya akan dipasangkan dengan wakilnya saat ini, Djarot Syaiful Hidayat jika diusung sebagai cagub.

Sesuai mekanisme partai, ada beberapa langkah yang harus dilalui, dimulai dari evaluasi kepemimpinan Ahok-Djarot di Jakarta. “Keputusan pasti akan kami ambil. Tapi kami juga akan mempertimbangkan kapan momen yang tepat untuk itu,” jelasnya.

Hasto juga mengakui, di internal PDI Perjuangan ada sebagian kader yang menolak memberikan dukungan kepada Ahok. Namun, Hasto mengatakan, partainya memiliki karakter dengan disiplin yang tinggi.

Menurut Hasto, bila nanti Megawati telah mengambil keputusan, keputusan tersebut bakal dijalankan seluruh kader PDI Perjuangan.

“Dari keputusan ini, lahir nama seperti Pak Jokowi (Presiden), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Djarot (Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI), dan Bu Risma (Wali Kota Surabaya),” ucapnya.

Bila setelah keputusan diambil ada kader yang membangkang, PDIP akan menegakkan kedisiplinan. Tapi, selama belum ada keputusan, suara penolakan terhadap Ahok dari kader adalah bagian dari proses dialektika.

“Ada aspirasi yang masuk, maka akan kami perhatikan,” tuturnya.

Situasi yang terjadi selama ini dianggap Hasto sebagai dinamika. Hal itu merupakan cara pandang masyarakat terhadap pemimpin. “Dan itu menjadi sebuah pelajaran penting bagi dinamika demokrasi,” sebutnya.

Suara-suara penolakan terhadap Ahok, menurut Hasto, menjadi pelajaran penting, termasuk bagi Ahok. “Seorang pemimpin harus mengedepankan komitmen untuk merangkul masyarakat,” ucapnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Fokus Bangun Generasi Emas Sepak Bola Sejak Dini

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, akan menggelar turnamen sepak bola antar-Sekolah Dasar ...
KRONIK

Sebanyak 348 Pelajar Banyuwangi Ikuti Digital Mission Race Palang Merah Remaja (PMR)

BANYUWANGI – Dalam rangkaian Peringatan HUT ke-81, PMI Banyuwangi menggelar lomba Digital Mission Race UKS/PMR ...
HEADLINE

Presiden Datangi Rumah Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Presiden mendatangi kediaman Megawati Soekarnoputri di Jakarta untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Soroti Honor Guru TK Swasta, Dorong Pemerintah Lebih Bertanggung Jawab

Guntur Wahono menyoroti rendahnya honor guru TK swasta di Blitar. Ia mendorong kebersamaan dan tanggung jawab ...
EKSEKUTIF

RAPBD Surabaya 2027 Rp12,825 Triliun, Pendidikan Gratis hingga Rutilahu Tetap Jadi Prioritas

SURABAYA – Pendidikan gratis, kesehatan gratis hingga perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dipastikan tetap ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Bangkalan Gelar Tahlil Tujuh Hari untuk Guruh Soekarnoputra

BANGKALAN – Duka atas wafatnya Guruh Soekarnoputra terasa di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan. Sebagai ...