Sabtu
07 Februari 2026 | 6 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Terpantau, DPRD Surabaya Minta Data MBR Ditempel di Kantor Lurah

pdip-jatim-211221-khusnul-khotimah

SURABAYA – Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah minta pemerintah kota menempel hasil pemutakhiran data masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pemutakhiran data MBR itu diperkirakan rampung pekan depan di masing-masing kantor kelurahan maupun kecamatan.

Setelah data MBR dìverifikasi, jelas Khusnul, lalu dituangkan dalam surat keputusan. Selanjutnya data-data tersebut bisa ditempel di masing-masing kantor kelurahan atau kecamatan.

“Dengan demikian masyarakat yang masuk sebagai MBR bisa mengetahuinya dan masyarakat tersebut berhak mendapatkan intervensi program dari Pemkot Surabaya,” kata Khusnul, Kamis (17/10/2019).

Keuntungan lainnya bila data MBR tersebut ditempel di kantor kelurahan/kecamatan adalah masyarakat turut memantau dan memastikan bahwa anggaran yang dikucurkan Pemkot Surabaya tepat sasaran.

Begitu pula bila dari data tersebut masyarakat mengetahui ada data MBR yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya atau kategori mampu namun masuk sebagai MBR, maka masyarakat bisa segera melaporkan kepada kelurahan agar data tersebut dikeluarkan dari database MBR.

“Intinya publik perlu mengetahui dan turut memastikan siapa saja yang berhak masuk MBR,” ujar Wakabid Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Untuk itu, pihaknya mendorong Pemkot Surabaya bisa mempublikasikan data MBR tersebut dan memastikan intervensi pemkot sesuai harapan masyarakat Surabaya. Selain itu, kata dia, aplikasi e-pemutakhiran data dapat diakses dan di-update minimal per triwulan.

Diketahui data MBR yang baru juga menjadi acuan intervensi bantuan bagi warga penerima Jaminan Kesehatan Nasional, Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) pusat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Ery Cahyadi sebelumnya mengatakan pihaknya memastikan pemutakhiran data MBR akan rampung pekan depan.

“Rencananya Senin (21/10) akan ditandatangani. Nanti bisa dilihat data MBR terdiri dari berapa KK (kepala keluarga), dari KK itu juga dilihat berapa umur produktif, yang bekerja berapa,” katanya.

Pemkot Surabaya saat ini sedang melakukan pemutakhiran data MBR agar penerima bantuan PBI itu benar-benar tepat sasaran. Dia berharap dengan data tersebut, warga yang tergolong mampu tidak masuk dalam data MBR.

Data MBR di Surabaya sebelumnya mencapai 799.540 jiwa, terdiri dari 325.226 KK. Dari dasar data itu, pemkot memberikan beberapa intervensi bantuan kepada warga. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Kristiyanto: Fatmawati adalah Ibu Peradaban Politik Perempuan Indonesia

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan pentingnya menghidupkan kembali ...
KRONIK

Reses di Manding, Said Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur hingga Kesejahteraan Guru Madin

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, MH Said Abdullah, menggelar kegiatan reses di Desa Giring, ...
EKSEKUTIF

Perkuat Agenda Kepemudaan, Bupati Trenggalek Pilih Pejabat Dispora Berbasis Kapabilitas

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan bahwa pengisian pejabat di Dinas Pemuda dan Olahraga ...
KRONIK

Reses di Pangarangan, Said Abdullah Salurkan Bantuan untuk UMKM dan Pengurus Musala

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, MH Said Abdullah, memanfaatkan masa reses dengan turun langsung ...
KRONIK

Rekrutmen Terbuka PAC PDIP, Susy Cecilia Dorong Peran Aktif Perempuan dan Kaum Muda di Politik

SURABAYA – Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Susy Cecilia A.S., mengajak generasi muda untuk mulai ...
KRONIK

Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Stimulan Tahap II untuk Korban Puting Beliung di Karduluk

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyalurkan bantuan stimulan tahap kedua kepada warga terdampak ...