Minggu
19 April 2026 | 10 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Tak Bergantung Dana TKD, Baktiono: Surabaya Harus Berinovasi Dongkrak PAD

pdip-jatim-250531-baktiono

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono, menegaskan pentingnya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) agar Kota Surabaya tidak terus bergantung pada dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Menurutnya, ketergantungan terhadap dana pusat menjadi tantangan tersendiri karena pemerintah pusat saat ini masih dibebani berbagai tanggungan utang dan proyek besar warisan pemerintahan sebelumnya.

Kondisi itu, sebut Baktiono, harus menjadi momentum bagi Surabaya untuk bangkit dan berinovasi dalam meningkatkan PAD. Menurutnya, aset-aset milik Pemerintah Kota Surabaya yang belum dimanfaatkan optimal bisa menjadi potensi besar untuk digerakkan.

“Kita punya banyak aset yang belum dimanfaatkan. Aset-aset yang sudah diamankan harus dipublikasikan agar masyarakat tahu mana yang bisa disewakan, dikontrakkan, atau dikerjasamakan dengan investor,” kata Baktiono kepada media, dikutip Minggu (16/11/2025).

Dia menambahkan, pemetaan potensi aset penting dilakukan agar investor dapat memahami nilai dan peluang kerja sama di Surabaya. Sebagai kota jasa, perdagangan, dan industri, Surabaya memiliki daya tarik tersendiri untuk investasi.

Terkait pajak daerah, Baktiono menyoroti perubahan perilaku masyarakat dan pelaku usaha di era digital. Menurutnya, pajak reklame tetap penting, namun pemerintah juga harus memahami bahwa para pengusaha kini lebih memilih media sosial sebagai sarana promosi karena lebih efisien dan langsung menjangkau masyarakat.

“Reklame tetap boleh, tapi sekarang para pengusaha lebih cerdik. Mereka lebih memilih media sosial karena biayanya murah dan jangkauannya luas,” sebut pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu.

Baktiono mengingatkan bahwa sektor pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir merupakan sumber PAD terbesar yang harus dikelola dengan baik.

Dia menegaskan, masyarakat umumnya tidak keberatan membayar pajak dari kegiatan konsumsi mereka, sehingga yang perlu diawasi adalah kepatuhan para pengusaha dalam menyetorkan pajak tersebut ke pemerintah daerah.

“Masyarakat tidak pernah mempermasalahkan pajak hotel atau restoran. Yang penting mereka dapat pelayanan baik dan harga terjangkau. Maka dari itu, pengusaha harus menyetorkan pajak titipan dari masyarakat ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) secara benar,” tegasnya.

Baktiono pun menekankan pentingnya penerapan sistem pajak online yang transparan dan bisa diawasi langsung oleh masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat sebagai pengawas, dia yakin potensi PAD Surabaya bisa meningkat hingga empat kali lipat.

“Sistem online harus diawasi warga. Kalau pengawasan ini berjalan, PAD bisa naik signifikan. Tapi kalau alat pemantau pajak tidak dipasang merata, pelaku usaha yang tidak terpantau tentu senang, sementara yang diawasi merasa dirugikan,” kata Baktiono.

Dia juga mengkritisi sistem self assessment dalam perpajakan daerah yang dinilainya tidak efektif karena memberikan keleluasaan bagi pengusaha untuk menghitung sendiri pajaknya.

“Self assessment harus mulai diganti. Kalau pengusaha menghitung sendiri, sudah bisa ditebak hasilnya tidak akan full dilaporkan,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...