TRENGGALEK – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek Novita Hardini memperkenalkan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan Trenggalek dalam forum Women Entrepreneurs in Asia (WEA) tahun 2022.
Upaya mendorong UMKM lokal Trenggalek bisa naik kelas itu dilakukan melalui video conference forum antar negara WEA tahun 2022, di Gedung Smart Center Trenggalek, Rabu (13/7/2022).
Istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ini tidak canggung minta tolong kepada peserta forum, untuk bisa membantu produk UMKM di daerahnya bisa go global. Harapannya, pasar UMKM dari Trenggalek semakin luas dan produktifitasnya bisa meningkat.
“Ini adalah conference antar negara. Trenggalek dengan Australia, Malaysia, Srilanka dan ada beberapa negara lainnya yang terlibat terkait potensi pemberdayaan perempuan yang bisa dikolaborasikan,” terang Novita usai acara.
Dalam momen ini, dia minta bantuan kepada para peserta forum untuk bisa membantu Trenggalek, menjadi HUB bagi Trenggalek untuk bisa meningkatkan produktifitas.
Khususnya produk UMKM perempuan Trenggalek, seperti produk handycraft, batik, olahan ikan dan juga makanan lainnya.
“Khusus pengolahan ikan, potensi kita sangat luar biasa. Namun kita masih membutuhkan bantuan luar, entah NGO, foundation atau apapun itu. Kita harapkan mereka bisa membantu kita menjadi profesional dan tentunya bisa ready memasuki pasar global,” sebutnya.
“Jadi saya ingin mereka bisa membantu Trenggalek memasuki pasar global,” pungkas Novita Hardini. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











