Kamis
01 Oktober 2026 | 2 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Abidin Fikri Dorong Validasi Data dan Penguatan UMKM sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan

pdip-jatim-250809-abidin

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Abidin Fikri, menekankan pentingnya pengentasan kemiskinan melalui pendekatan yang menyeluruh dan berbasis data. Menurutnya, kemiskinan ekstrem dan kerentanan sosial saat ini masih menjadi persoalan krusial yang harus ditangani serius dan berkelanjutan.

“Ini realitas yang penting untuk diperhatikan. Kemiskinan ekstrem dan kelompok rentan harus dipastikan menjadi bagian dari proses eradikasi secara terukur,” tegas Abidin Fikri dalam keterangannya kepada pewarta media ini, Sabtu (9/8/2025).

Politisi yang juga anggota Komisi VIII DPR RI itu menyampaikan, langkah awal yang paling mendasar adalah memastikan validitas data kemiskinan. Dia menyoroti pentingnya pemutakhiran data secara objektif agar program-program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, bisa tepat sasaran.

“Validasi data sangat penting. Data sensus ekonomi yang berkaitan dengan program bantuan pemerintah daerah dan pusat harus benar-benar akurat, agar bantuan sosial tidak salah sasaran. Masyarakat memang harus dibantu, karena mereka tidak bisa bertahan hidup tanpa dukungan negara,” sebutnya.

Selain bantuan sosial, Abidin Fikri juga menekankan perlunya penguatan sektor ekonomi produktif masyarakat, terutama melalui pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM). Menurutnya, UMKM adalah salah satu pilar penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.

“Sektor UMKM perlu terus kita dorong. Selain sebagai penyerap tenaga kerja, UMKM juga berkontribusi besar dalam perputaran ekonomi lokal. Program pemberdayaan harus diarahkan untuk memastikan mereka bisa berkembang dan naik kelas,” jelas politisi asal Bojonegoro tersebut.

Tak hanya itu, sektor pertanian dan perikanan juga menjadi perhatian utama. Dia menyebutkan bahwa wilayah seperti Bojonegoro dan Tuban yang merupakan sentra pertanian dan perikanan, harus mendapatkan perhatian serius, terutama terkait akses terhadap input produksi seperti pupuk dan benih.

“Produksi pertanian perlu dijamin dari hulu ke hilir. Masalah pupuk, irigasi, hingga risiko bencana seperti banjir atau kekeringan harus masuk dalam skema perlindungan petani. Pemerintah daerah juga harus aktif menyusun program mitigasi agar gagal panen bisa diminimalisir,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hari Kesaktian Pancasila, Mbak Susy: Semangat Pancasila Harus Hadir di Ruang Digital

SURABAYA – Semangat Pancasila harus mampu hadir mengikuti perkembangan zaman, termasuk di ruang digital. Generasi ...
LEGISLATIF

Guntur Petakan Aspirasi Gerakan Koperasi Blitar, Cari Solusi Sesuai Persoalan

BLITAR – Persoalan yang dihadapi gerakan koperasi di Kabupaten Blitar mulai dipetakan untuk dicarikan solusi ...
KRONIK

Puan Maharani: Nilai Pancasila Harus Hadir dalam Kebijakan dan Pelayanan kepada Rakyat

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kebijakan negara, ...
SEMENTARA ITU...

Mas Ipin: FJTT Jadi Parameter Seni Jaranan Trenggalek Tetap Eksis

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menilai FJTT menjadi parameter eksistensi seni jaranan sekaligus ruang ...
KRONIK

Soroti Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Darul Dorong Pembangunan Pos Bakamla di Masalembu

SUMENEP – Pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perbatasan perairan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur, ...
LEGISLATIF

Tingkatkan Ekonomi Kepulauan, Hosnan PDIP Minta Pemkab Sumenep Maksimalkan Jalan Sapudi dan Raas

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan, memberikan atensi terhadap pembangunan infrastruktur ...