Sabtu
18 April 2026 | 6 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Abdul Ghoni Minta PKL Dipindah ke dalam Pasar Bulak Banteng

PDIP-Jatim-Abdul-Ghoni-19032024

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am mengatakan, pihaknya telah menggelar hearing lanjutan untuk membahas isu terkait bangunan Pasar Bulak Banteng.

Kata Ghoni, hearing itu untuk mencari solusi atas berbagai masalah yang dihadapi oleh Pasar Bulak Banteng, terutama terkait pengelolaan dan penggunaan lahan pasar.

Acara yang berlangsung di ruang Komisi C pada Senin (12/8/2024) tersebut dihadiri pihak-pihak terkait. Seperti Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), pemangku wilayah, LPMK, dan koperasi pasar.

Menurutnya, koperasi pasar menyatakan kesiapan untuk menangani seluruh aspek terkait permasalahan ini secara menyeluruh.

“Dalam rapat juga dibahas mengenai keberadaan sekitar 46 PKL yang telah digusur Satpol PP, agar dapat dipindahkan ke dalam pasar supaya penataan pasar dapat segera teratasi,” kata Ghoni.

Dengan begitu diharapkan nanti dapat memberikan solusi konkret dan berkelanjutan untuk masalah yang ada, serta memastikan pengelolaan Pasar Bulak Banteng dapat dilakukan lebih efektif di masa depan.

Ghoni, menjelaskan bahwa dari hasil rapat dengar pendapat bersama pemangku wilayah, termasuk LPMK dan koperasi pasar, telah ditemukan titik temu mengenai persoalan pasar.

“Ada tiga pasar di area tersebut, dan di dalam area Koramil juga terdapat pasar. Seyogianya, kita perlu menilai kembali apakah pengelolaan tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi yang seharusnya,” sebutnya.

Pada rapat tersebut, Dinas BPKAD membahas persoalan terkait izin penggunaan tanah dan aspek lainnya. Pihak koperasi menyatakan kesiapan untuk menangani semua unsur terkait masalah ini.

“Oleh sebab itu, sekitar 46 PKL yang telah digusur oleh Satpol PP itu dapat segera dipindahkan ke dalam pasar,” ujar Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya itu.

Pedagang berharap hearing terakhir bersama Komisi C DPRD Kota Surabaya bisa menjadi kesempatan untuk menyelesaikan masalah yang ada dan tidak perlu diadakan lagi di masa depan.

“Kami juga menyadari bahwa masa bakti dewan saat ini adalah yang terakhir. Dengan demikian, kami ingin mendiskusikan masalah penertiban PKL yang ada di depan Pasar Bulak Banteng Abadi sebagai harapan terakhir kami,” ujarnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...