Minggu
12 Juli 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fasilitasi Nelayan dengan Program ‘Pas Tenan’, Mas Ipin Diusulkan Dapat Satya Lencana Wirakarya

pdip-jatim-230914-pas-tenan

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin diusulkan mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya di bidang pemerintahan. Lantaran tidak sedikit kebijakan maupun inovasi Bupati Arifin yang dianggap berpihak dalam pengelolaan, pengembangan serta pembangunan di sektor kelautan.

Kebijakan tersebut terhadap pengelolaan, di antaranya mempermudah nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) guna melaut, saat ada pembatasan pembelian BBM bersubsidi supaya tepat sasaran.

Melalui dinas terkait, Mas Ipin, sapaan akrabnya, memfasilitasi nelayan dengan meluncurkan Program ‘Pas Tenan’ (Pelayanan Surat Keterangan Pembelian BBM Khusus Penugasan Bagi Nelayan).

Para nelayan mendapat surat rekomendasi yang bisa didapatkan secara mudah melalui online. Lalu, surat tersebut menjadi dasar nelayan untuk membeli BBM jenis solar di SPBU terdekat.

Terkait usulan pemberian tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya ini, Sekretariat Militer Presiden dan Kemendagri menurunkan tim guna mengecek langsung ke Trenggalek untuk memastikan kelayakan Bupati Trenggalek melalui kebijakan.

Tim dipimpin Gian Martika Suwandi, Kepala Subbagian Penyiapan Keputusan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, Bagian Penganugerahan, Biro Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, Sekretariat Militer Presiden, Kementerian Sekretariat Negara.

Tim verifikasi melakukan tinjauan langsung ke lapangan. Salah satunya ke nelayan di Pantai Joketro, Kecamatan Panggul Trenggalek.

Di tempat ini, tim verifikator melihat layanan ‘Pas Tenan’. Lalu, berbincang-bincang kepada para nelayan apakah layanan ini benar-benar bermanfaat bagi warga.

Suwandi mengatakan, pengusulan tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden RI ini dilakukan verifikasi dari tim Setmilpres. Menurut dia, sebenarnya penilaian ada 5 indikator yang sudah disampaikan.

“Ada 5 indikator dan hasil dari verifikasi ini akan kita bawa ke ketua dewan dan anggota dewan GTK yang diketahui Pak Mahfud MD,” beber Suwanti di Trenggalek, Selasa (12/9/2023).

Selanjutnya, beberapa nelayan mengusulkan untuk bisanya kuota pembelian BBM yang didapat nelayan bisa ditambah.

Kuota setiap bulan bukan hanya 300 liter dan 20 liter setiap pembelian. Biasanya akan ditambah, mengingat di tengah laut tidak ada stasiun pengisian bahan bakar.

Menurut Suwandi, ada 2 indikator yang diusulkan dari tanda kehormatan. Pertama, perihal dengan konservasi penyu di Pantai Taman Kili Kili, Kecamatan Panggul. Serta layanan ‘Pas Tenan’ fasilitasi surat keterangan BBM penugasan untuk nelayan.

“Indikator awal, orisinalitas inovasi yang dibuat. Sebab satya lencana ini untuk perorangan. Sehingga kita akan melihat orisinalitasnya seperti apa, apakah ini benar inisiasi dari Pak Bupati atau bukan,” imbuhnya.

Kemudian, keberlanjutan atau tidak, karena inovasi dibuat bukan hanya untuk mendapatkan penghargaan. Namun seberapa besar manfaat kepada masyarakat, dalam hal ini nelayan.

Ia menambahkan, penganugerahan Satya Lencana bakal dijadwalkan pada Desember 2023 mendatang. Penilaian ini selesai satu hari ini dan lokus peninjauan ke dua nanti Desember.

“Jika di ACC oleh dewan, akan disampaikan ke Bapak Presiden untuk dimintakan tanda tangan Presiden untuk diterbitkan Kepres yang akan diserahkan 13 Desember di Ternate dalam rangka Hari Nusantara,” jelasnya.

Sementara itu terkait usulan tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya, Mas Ipin menggarisbawahi bahwa hal itu sebagai bentuk pengakuan bahwa apa yang dikerjakan masyarakat tidak sia-sia.

Salah satu contohnya adalah Desa Wonocoyo, yang selain menghantarkan Bupati Trenggalek untuk diusulkan sebagai penerima tanda kehormatan, juga berhasil menembus Proklim kategori lestari. Dan membuktikan bahwa program Adipura Desa memang berdampak di Kabupaten Trenggalek.

“Tinggal catatan kita sekarang adalah bagaimana yang sudah sadar dan paham akan konservasi, ini kemudian mampu memonetisasi hasil konservasinya untuk bisa dijadikan rezeki yang berkelanjutan,” harap Mas Ipin.

“Menjadi pendapatan yang menghasilkan kemakmuran bagi masyarakat secara berkelanjutan,” sambung politisi PDI Pejuangan tersebut. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Selorejo Awali Musyawarah Ranting PDIP di Kabupaten Blitar, Guntur Wahono: Jadi Contoh Konsolidasi Partai

BLITAR – Perjuangan Kabupaten Blitar memulai Musyawarah Ranting (Musran) dari Kecamatan Selorejo yang menjadi ...
KABAR CABANG

Perkuat Struktur Partai, DPC Kabupaten Pasuruan Gelar Musran di 4 Kecamatan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan secara serentak menggelar ...
KRONIK

Ribuan Umat Hindu Hadiri Piodalan, Senduro Jadi Simbol Keberagaman di Lumajang

LUMAJANG – Menjaga kerukunan tidak hanya diwujudkan melalui ajakan untuk saling menghormati, tetapi juga dengan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Kawal Kepulangan Pekerja Migran di Gresik, Tegaskan Komitmen DPR RI Lindungi WNI

GRESIK – Kepulangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik disambut langsung oleh Anggota ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki, Bukan Area Parkir

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno minta trotoar dikembalika fungsinya sebagai ruang bagi ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Penjaringan Calon Ketua Ranting di 21 Kecamatan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro menggelar proses penjaringan calon ketua Ranting ...