TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ambil sumpah dan melantik 1 pejabat tinggi pratama dan 38 pejabat administrator di lingkup Pemkab Trenggalek, Kamis (7/9/2023).
Ke-39 pejabat ini diambil sumpahnya untuk bisa mengemban amanah yang diberikan dengan baik.
Menariknya, pelantikan digelar di Joglo Kamulyan, tempat persemayaman Prasasti Kamulan penanda berdirinya Trenggalek.
Tempat ini sendiri dipilih Bupati Trenggalek dengan harapan sebuah prasasti yang terbuat dari batu saja memiliki arti yang mendalam dan terus diingat dan diperingati masyarakat Trenggalek setiap tahunnya.

Harapan yang sama ditujukan untuk pejabat di lingkup Pemkab Trenggalek, yakni mereka diminta bekerja dengan baik, tulus ikhlas mengabdi untuk masyarakat di Trenggalek. Dengan begitu jasa para ASN ini bisa terus dikenal oleh masyarakat.
“Bekerjalah dengan sebaik-baiknya, dengan begitu masyarakat bisa mengenang apa yang Anda telah perbuat untuk mereka,” pesan Mas Ipin, sapaan kepala daerah muda itu.
Dia menambahkan, Joglo Kamulyan dipilih menjadi lokasi pelantikan agar para pejabat yang dilantik bisa mengambil energi yang ada di Prasasti Kamulan. Agar bisa memotivasi untuk mengemban amanah lebih baik lagi.

“Bukan karena prasasti ini mistis, karena mistis atau tidaknya saya tidak tahu, tapi setidaknya prasasti ini umurnya sudah 829 tahun, tapi kita yang belum lahir di era itu saja masih merayakan keberadaannya, kita peringati setiap tahun,” ujarnya.
“Masa kita yang masa pengabdiannya baru 10, 20 tahun tidak ingat dulu ketika masih menjadi pegawai itu ngapain, semoga kita punya semangat untuk itu,” sambung politisi PDI Perjuangan tersebut.
Menurutnya, seluruh pejabat yang dilantik kurang lebih 85-90% menduduki jabatan dengan status promosi. Sebagian kecil lainnya adalah mutasi yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
“Saya ucapkan selamat bertugas, puji syukur ke hadirat Allah dan saya berharap Anda yang ditempatkan juga punya rasa syukur dan mensyukurinya dengan cara bagaimana memberikan pelayanan, pengabdian yang terbaik,” tutupnya. (man/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










