Jumat
30 Oktober 2026 | 7 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Masyarakat Berebut Bibit Tanaman di Hari Jadi ke-829 Trenggalek, Mas Ipin: Sesuai Tema, Ngayomi, Ngayemi, Ngayani

pdip-jatim-230901-hari-jadi-nggalek-1

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek merayakan Hari Jadi ke-829 Kabupaten Trenggalek pada Kamis (31/8/2023). Prosesi perayaan berjalan cukup sakral, diawali dengan kirab pusaka dari Balai Desa Kamulan menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Ada 7 pusaka yang dikirab, terdiri dari 2 tombak Koro Welang, 1 Tunggul Songsong Nogo, Panji Kabupaten Trenggalek ditambah 2 pusaka pemberian Keraton Ngayogyakarta.

Antusias warga terlihat sangat luar biasa. Apalagi dalam kegiatan tersebut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membagikan bibit tanaman kepada masyarakat sepanjang jalan yang dilewati.

Sesuai tema yang diusung, yakni Ngayomi, Ngayemi, Ngayani, pembagian bibit tanaman selain berdampak perbaikan ekologi juga berdampak ekonomi bagi masyarakat.

“Yang berbeda dalam kirab kali ini kita membagikan bibit sebagai simbol bahwa tema kita ngayomi, ngayemi, ngayani. Bibit tanaman sekiranya merepresentasikan pengayoman-pengayoman dan juga kemakmuran. Jadi harapannya selain menjaga kelestarian lingkungan nantinya juga menghasilkan nilai ekonomi,” ungkap Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin usai menjalani rangkaian peringatan Hari Jadi Trenggalek.

Di momen Hari Jadi Trenggalek ini, bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek itu mengaku bahagia sekali. Terlebih ketika melihat masyarakat antusias berebut bibit tanaman.

“Itu artinya mereka memiliki semangat untuk menanam, melestarikan alam sekitar dan kemudian juga dari kelestarian alam itu akan ada berkah rizki. Semoga bibit yang kita bagikan nanti ditanam kemudian panen,” ucapnya.

Selain ada pembagian bibit, yang berbeda dalam hari jadi tahun ini salah satunya yaitu prosesi jamasan pusaka. Karena saat ini prasasti sebagai penanda Hari Jadi Trenggalek sudah kembali ke Trenggalek.

Kemudian ketika malam hari jadi atau wayangan sebagai puncak acara hari jadi, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada kepala desa-kepala desa yang inovatif dalam Adipura Desa.

Nantinya di tahun yang akan datang, imbuh Mas Ipin, mereka akan mendapatkan hadiah berupa transfer fiskal dari kabupaten untuk masyarakat di desanya.

Rangkaian Hari Jadi ke-829 Trenggalek ditutup dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Banjaran Wisanggeni” yang dibawakan oleh dalang Ki Cahyo Kuntadi.

Pagelaran wayang tersebut pula diramaikan penampilan bintang tamu Gareng Semarang dan Sinden Elisha Orcarus Allasso. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...
KRONIK

Peringati Sumpah Pemuda, Aktivis Repdem Jatim Bersihkan Sampah Gunung Penanggungan

Lebih dari 100 aktivis Repdem PDI Perjuangan Jatim membersihkan sampah di Puncak Bayangan Gunung Penanggungan dalam ...
KRONIK

HGU PT Makarti Dipersoalkan Warga Karangsari, Sonny: Banyak Opsi untuk Aksi

BANYUWANGI – Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT Makarti mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang ...
LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...