Selasa
27 Oktober 2026 | 10 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Tutup Opsi Duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024

pdip-jatim-230830-gp-sufi-4

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menutup kemungkinan duet Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) di Pilpres 2024.

Sebelumnya, pada Selasa (29/8/2023) lalu, Ganjar dan Prabowo tampak kompak menemani Presiden Joko Widodo blusukan ke Pasar Grogolan, Pekalongan.

Meski demikian, Said melihat momen kedekatan Jokowi dengan Ganjar dan Prabowo menunjukkan bahwa orang nomor satu itu bersikap netral karena kedua tokoh itu sama-sama diproyeksikan maju sebagai capres di Pilpres 2024.

Jokowi, lanjutnya, bukan malah ingin menjodohkan Ganjar dan Prabowo sebagai capres-cawapres.

“Kalau ditanyakan, ‘Apakah Bapak presiden akan menduetkan Ganjar dengan Pak Prabowo?’ Nah Bapak Presiden sudah di sidang paripurna clear, Bapak Jokowi tuh Presiden RI bukan ketua partai, bukan ketua koalisi,” jelas Said dalam keterangannya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2023).

Baca juga: Hadiri Muktamar Sufi Internasional, Said Abdullah: Ganjar Pranowo Dekat dengan Kalangan Ulama

Politisi yang juga Ketua Banggar DPR RI ini pun menegaskan kandidat cawapres untuk Ganjar sudah mengerucut ke enam nama seperti yang pernah diungkapkan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

Nama-nama tersebut, yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri BUMN Erick Thohir, Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

“Yang ada di kami saat ini adalah lima cawapres plus Mas Gibran, jadi 6 cawapres. Jadi itu saja. 6 Cawapres yang dimasukkan tidak ada nama Bapak Prabowo,” ungkapnya.

Dia pun menghargai Prabowo sebab sudah diusung untuk jadi capres oleh Koalisi Indonesia Maju, bukan jadi cawapres. Dia berharap Ganjar dan Prabowo bisa bersaing untuk kemajuan Indonesia.

Pria yang juga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini menambahkan, PDIP dan Gerindra terus menjalin komunikasi satu sama lain. Meski demikian, lanjutnya, komunikasi itu bukan terkait wacana duet Ganjar-Prabowo.

“Saya habis bicara dengan Pak Dasco (Ketua Harian DPP Partai Gerindra) barusan. Komunikasi harus dibuka terus. Tapi jangan kemudian [ditanya], ‘Pak apakah ketemu Pak Dasco, ketemu Gus Imin, ketemu dengan Mas Erick apa dalam rangka untuk menduetkan?’ Komunikasi kita buka,” tutupnya. (red/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...