Kamis
11 Juni 2026 | 2 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ustadz Aris: Gagasan Pak Whisnu Patut Diteladani

pdip-jatim-ustadz-aris-yoyok

pdip-jatim-ustadz-aris-yoyokSURABAYA – Tak melulu urusan dunia, kampanye blusukan Cawawali Whisnu Sakti Buana kerap disisipi tausiyah keagamaan. Pesan-pesan rohani di sela acara kampanye itu disampaikan penceramah muda yang cukup kondang di Surabaya, Ustadz Aris Yoyok.

Saat berkampanye, Whisnu tidak hanya menghabiskan waktunya bertemu masyarakat untuk penyampaian visi-misi, atau sekadar orasi politik. Cawawali yang berpasangan Cawali Tri Rismaharini itu juga berbagi waktu dengan Ustadz Aris, yang menyampaikan ceramah agama.

“Kami hanya ingin ada manfaat lain yang diperoleh warga dari acara pertemuan ini. Tidak sekadar memperoleh gambaran sosok pemimpinnya, dan apa yang akan dilakukan ke depan. Egois namanya kalau hanya mencari dukungan tanpa memberi sesuatu yang tak kalah pentingnya kepada masyarakat,” jelas Whisnu, Sabtu (5/12/2015).

Oleh karena itu, di beberapa kesempatan bertemu masyarakat, putra mantan Sekjen PDI Perjuangan Ir Soetjipto itu datang bersama Ustadz Aris Yoyok. Menurut Whisnu, penceramah muda itu bisa menghidupkan suasana pertemuan, karena selain rupawan, juga lihai menyelipkan gurauan-gurauan segar di sela ceramah agamanya.

Dengan selingan mendengarkan tausiyah dari ulama, tambah Whisnu, akan semakin menambah wawasan dan ketakwaan kepada sang Khalik. “Juga sebagai bekal menuju ke masa depan yang lebih cemerlang. Masa depan yang lebih baik bagi semua warga Kota Pahlawan,” tuturnya.

Sementara, Ustadz Aris Yoyok mengapresiasi langkah calon petahana itu, yang sering minta dirinya ikut mengisi acara kampanye bertemu warga. Ustadz muda multi talenta yang piawai bernyanyi serta membawakan kidungan khas Jawa di sela ceramahnya itu menyebut upaya Whisnu sebagai langkah mulia.

“Saya rasa ini adalah ide dan gagasan yang sangat bagus. Pak Whisnu tidak hanya mementingkan kampanye-nya, tetapi masih memikirkan sesuatu yang tak kalah manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ustadz Aris, seharusnya langkah Whisnu ini juga perlu dilakukan para calon pemimpin.

“Ini ide baru yang menarik. Belum ada kandidat yang melakukan ini. Saya bisa membayangkan setiap agenda kampanye selalu membawa penceramah sendiri, insya Allah bisa menyejukkan suasana,” pungkas Ustadz Aris Yoyok. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah: Pemerintah Harus Terbuka terhadap Kritik di Tengah Tekanan Rupiah dan IHSG

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah membuka diri terhadap kritik di tengah pelemahan rupiah dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...