Sabtu
26 September 2026 | 3 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ingin Pemimpin Merakyat, Mayoritas Warga Pilih Risma-Whisnu

pdip jatim - risma whisnu - warga

pdip jatim - risma whisnu - wargaSURABAYA – Warga Surabaya menginginkan pemimpin yang merakyat dan suka blusukan. Keinginan warga itu terungkap dari hasil survei Pilkada Indonesia yang dirilis di Hotel JW Marriot, Jumat (27/11/2015).

Lembaga survei di bawah payung PT Siber Media Abadi itu menyebutkan, sebanyak 46,25 persen dari 506 responden di 31 Kecamatan Surabaya ingin pemimpin yang merakyat.

“Semakin merakyat kepala daerah dengan rakyatnya, tingkat kecintaan rakyat akan semakin tinggi,” jelas Pieter Tobias Pattiasina, Direktur Pilkada Indonesia kepada wartawan.

Hasil survei yang dilakukan sepanjang 20-24 November 2015 itu juga menyebutkan, pasangan calon wali kota-wakil wali kota petahana Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana, menang telak atas pasangan Rasiyo-Lucy. (Popularitas Digital Risma-Whisnu Ungguli Pesaingnya)

Menurut Gunawan Abdillah, salah satu surveyor Pilkada Indonesia, mayoritas warga Kota Pahlawan masih menganggap Risma-Whisnu layak memimpin Kota Surabaya. Dari 506 responden, 67,79 persen menilai masih sangat layak sebagai wali kota-wakil wali kota.

Sedangkan Rasiyo-Lucy hanya mengantongi dukungan 23,12 persen. Sementara 9,09 persen responden belum menentukan pasangan calon mana yang akan dipilihnya pada coblosan 9 Desember mendatang.

“Semua responden kami wawancarai langsung dengan tatap muka. Sedangkan margin of error dari penelitian ini hanya mencapai 4-5 persen,” ungkap Gunawan.

Meski masa kampanye Pilkada Surabaya seakan sepi-senyap, namun ternyata hal itu tidak mempengaruhi kehadiran warga ke TPS. Antusiasme memilih itu salah satunya disebabkan figur dari calon yang sangat berpengaruh bagi warga Kota Surabaya.

Dari hasil survei terungkap, pemilih golput (golongan putih) di Pilkada Surabaya hanya mencapai 3 persen. Pasalnya, saat ini masyarakat Surabaya sebenarnya sudah antusias untuk ikut coblosan yang kurang 9 hari lagi.

“Tiga persen pemilih golput ini menjadi bukti, bahwa warga Surabaya antusias mencoblos,” jelas Gunawan. (Risma: Warga Ikut Rencanakan Pembangunan Kota)

Hasil survei juga menyebutkan 48,62 persen responden akan hadir ke TPS, karena kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Sedangkan yang menjawab mencoblos sebagai hak warga negara sebanyak 13,44 persen, sementara yang menginginkan daerahnya maju sebanyak 15,61 persen.

Survei itu juga membuktikan bahwa responden yang ingin mencari pemimpin layak dan bagus sebanyak 11,65 persen. Sedangkan responden yang ingin perubahan 7,31 persen dan tidak menjawab banyak 3,36 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...
KABAR CABANG

Guruh Soekarnoputra Wafat, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Sampaikan Duka Cita 

MADIUN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yang ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Berduka, Guruh Soekarnoputra Tinggalkan Jejak Politik dan Seni

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, ...
KABAR CABANG

Atasi Kekeringan, PAC PDI Perjuangan Sendang Salurkan Bantuan Air Bersih

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Sendang, menyalurkan bantuan air bersih ...